
Dhika Muhammad Aryensa, seorang pelajar berprestasi, lahir dari keluarga yang sedikit strict parent namun selalu memberikan dukungan penuh dalam setiap langkah yang diambilnya. "Keluarga saya sangat mendukung saya dalam berprestasi," ungkap Dhika dengan penuh rasa syukur. Dukungan dari keluarga ini menjadi fondasi kuat bagi Dhika untuk terus mengejar impian dan meraih prestasi gemilang.
Sehari-hari, Siswa kelas XII ini menjalani rutinitas yang padat di sekolah. Ia menghabiskan waktu untuk belajar, makan, sholat, dan beristirahat jika merasa kelelahan. "Belajar, makan, sholat, tidur jika kelelahan," ujar cowok jangkung ini menggambarkan kesehariannya.
Disiplin dalam rutinitas menjadi kunci keberhasilan penghobi motor ini dalam meraih prestasi akademik.
Remaja ini memiliki ketertarikan khusus pada mata pelajaran matematika dan fisika. "Matematika karena menggunakan nalar dan fisika karena berhubungan dengan hobi saya," jelasnya. Ketertarikan ini membawanya meraih berbagai prestasi, termasuk juara 1 nasional olimpiade ekonomi online tingkat SMA dan menjadi finalis Kompetisi Sains Siswa Nasional (Kossmi) di Yogyakarta.
Selain berprestasi di bidang akademik, juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Ia bergabung dengan Sispala, PIKR, dan tim basket sekolah. "Kegiatan ini menyenangkan, melatih fokus, keterampilan, stamina, dan menguji adrenalin,"responnya tentang keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.
Motivasi utama Penikmat Manga ini dalam mencapai prestasi adalah untuk memudahkan dirinya masuk ke universitas impian. Ia sangat terinspirasi oleh karakter Ishigami Senku dari serial anime "Dr. Stone". "Ishigami Senku adalah inspirasi saya dalam berprestasi," ungkap Cyclist ini. Tekad dan kecerdasan Senku dalam memajukan peradaban menjadi pendorong bagi cowok berambut lurus ini untuk terus berusaha. Hasrat untuk memajukan peradaban manusia menjadi pendorong utama bagi Dhika untuk terus berusaha dan berprestasi. "Hasrat untuk memajukan peradaban manusia agar menjadi peradaban yang lebih indah," ungkapnya. Pengalaman menjadi finalis Kossmi dan dibanggakan oleh guru adalah momen yang sangat berkesan bagi Dhika. "Pengalaman ini membuat saya terus ingin melakukan perlombaan," katanya.
Salah satu tantangan terbesar yang pernah dihadapi siswa jurusan MIA ini adalah belajar daring selama pembangunan di sekolah. "Belajar daring yang mewajibkan siswa menggunakan handphone menjadi tantangan tersendiri," jelasnya. Namun, Dhika berhasil mengejar ketertinggalan dengan belajar secara intensif selama waktu sekolah offline.
Dhika memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik, jurusan Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung (ITB). "Saya ingin memajukan kota-kota kecil di Indonesia menjadi lebih layak untuk dikunjungi," ungkapnya tentang cita-cita besarnya. Selain itu, ia juga bercita-cita memberangkatkan orang tuanya haji dari hasil kerja kerasnya dan membiayai pendidikan adik-adiknya.
Di luar kegiatan sekolah, Dhika memiliki hobi bermain game, mengendarai motor, dan bersepeda. "Saya akan melakukan hobi saya jika tanggung jawab sekolah telah selesai," jelasnya tentang cara mengatur waktu antara hobi dan tanggung jawab sekolah.
Dhika memberikan pesan kepada remaja lainnya yang ingin berprestasi. "Jangan pernah lupakan orang yang telah membantumu dalam berprestasi," pesannya. Rasa syukur dan penghargaan terhadap orang-orang yang berperan dalam pencapaian prestasi sangat penting bagi Dhika.
Dhika Muhammad Aryensa adalah contoh nyata bahwa dengan disiplin, dukungan keluarga, dan semangat yang tinggi, seorang pelajar dapat meraih prestasi gemilang dan tetap menjaga keseimbangan antara akademik dan kegiatan lainnya. Dengan tekad dan impian besarnya, Dhika siap melangkah menuju masa depan yang cerah dan membanggakan. (ggr-humas)
|
284x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...