
Kota Jambi(25/07/2024),
Sepekan berlalu sejak berakhirnya kegiatan OMEGA 2024 (Orientasi Murid Kelas Global) MAN 2 Kota Jambi. Kegiatan berdurasi 3 (Tiga) hari yang dimulai 16 Juli ini dan ditutup dengan kegiatan outbond yang bertempat di Hutan Kota M.Sabki Kenali Asam ini, meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak yang terlibat. Bagi pengelola dan staf pengajar Program Global MAN 2 Kota Jambi, kegiatan sulung ini menjadi semacam prosedur standar bagi pelaksanaan orientasi peserta didik baru kelas Global di masa mendatang, tentu saja dengan evaluasi dan modifikasi. Adapun bagi peserta didik, meski berlangsung sangat singkat, kegiatan OMEGA diharapkan dapat menjadi ‘pemanasan’ bagi terwujudnya 8 (Delapan) soft skill yang menjadi target akhir Program Global MAN 2 Kota Jambi.
OMEGA 2024 dibuka dengan kegiatan indoor bertempat di Aula MAN 2 Kota Jambi. Setelah dibuka secara resmi oleh Amirudin, M. Pd. I selaku PLH Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, para trainer yang tergabung dalam lembaga motivator BPW (Baik Produktif Wiyata) pimpinan Coach Multon Akrowi,S.H membawakan materi : Life mapping, Time management, Leadership Skill for students, Social ability, Public communication, ESQ di hari pertama dan kedua dan ditutup dengan Outbond Management Training.
Materi-materi yang tersaji apik seakan membuka cakrawala baru bagi para peserta didik yang juga baru menginjak masa remaja. Mereka yang tadinya terlihat malu-malu,canggung dan takut bersuara, mulai berani berekspresi dan mengaktualisasikan dirinya. Tentu saja, ketrampilan-ketrampilan sosial seperti ini menjadi bekal yang sangat diperlukan bagi kehidupan para peserta didik di masa depan, sesuai dengan motto kegiatan OMEGA 2024 yaitu Bridging minds across borders.
Yang tak kalah seru adalah kegiatan di hari terakhir OMEGA 2024 yang berlangsung di Hutan kota M.Sabki berupa outbond yang melibatkan peserta didik dan staf pengajarnya. Sesuai arahan para couch yang terdiri dari Coach Multon, Coach Anggik, Coach Husen Wijaya dan Coach khadijah, peserta didik dan staf pengajar dibuat seolah-olah sama usia, yaitu usia 15. Perbedaan status antara guru dan murid pun, saat itu harus dihilangkan sementara. Dengan demikian semua peserta outbond berbaur dan larut dalam keseruan kegiatan yang sedikit banyak menguras tenaga dan kekuatan fisik. Terbayang kan, Bapak-ibu guru yang telah mencapai usia kepala 4 atau 5, harus menjadi setara dengan murid-muridnya? Semua ini bukannya tanpa tujuan, sebagaimana diharapkan pihak pengelola program global MAN 2 Kota Jambi, seluruh rangkaian kegiatan OMEGA 2024, diarahkan untuk terbentuknya ikatan yang kuat (Bonding) antara guru, peserta didik dan seluruh pihak yang terkait dengan dengan program ini. Mengapa? Karena tidak akan dapat tercapai tujuan dari segala sesuatu kecuali dengan adanya ikatan yang kuat. Semua target dan tujuan yang ingin dicapai program Global MAN 2 Kota jambi, insya Allah dapat diwujudkan dengan kebersamaan. Allahu ‘alam (Ward)
|
351x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...