
Jambi – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Jambi menggelar Workshop Penyusunan Modul Pembelajaran Kurikulum Nasional sebagai langkah strategis menyambut Tahun Ajaran Baru 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 16 hingga 18 Juni 2025, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I, di Ruang Majelis guru MAN 2 Kota Jambi.
Dalam sambutannya, H. Mahbub Daryanto menekankan pentingnya guru untuk senantiasa meng-upgrade literasi, terutama di era banjir informasi saat ini. Ia meminta para peserta workshop memanfaatkan momentum tiga hari pelatihan ini secara maksimal.
“Guru tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga harus memiliki kemampuan literasi yang kuat dalam menyusun bahan ajar yang kontekstual dan aplikatif. Fokuslah selama tiga hari ini, karena dari sinilah kualitas pembelajaran kita ditentukan,†ujar beliau.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui penyusunan modul ajar yang berkualitas dan berstandar nasional.
“Workshop ini bukan hanya untuk memahami fungsi, tujuan, dan prinsip dasar modul ajar. Kita ingin guru MAN 2 mampu menyusun modul secara utuh, sesuai kaidah, dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan saintifik dan literasi digital,†terang Kepala Madrasah.
Ia menambahkan bahwa hasil dari penyusunan modul ini nantinya akan dicetak oleh tim percetakan UIN, sebagai bagian dari langkah strategis menjadikan MAN 2 Kota Jambi sebagai pilot project penyusunan modul ajar di Provinsi Jambi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan tim percetakan di UIN. Harapan kami, modul hasil karya guru-guru MAN 2 akan menjadi rujukan bagi madrasah lain, baik negeri maupun swasta, di seluruh Jambi. Bahkan lebih jauh lagi, kita ingin menjadi barometer dalam pengadaan dan inovasi modul ajar nasional dari madrasah,†lanjutnya.
Kegiatan ini melibatkan seluruh guru dari berbagai mata pelajaran. Setiap sesi workshop difokuskan pada teknik penyusunan modul, penguatan struktur isi, penyusunan asesmen, serta strategi pembelajaran aktif. Dengan semangat kolaboratif, para guru tidak hanya belajar tetapi juga memproduksi draf modul ajar yang akan disempurnakan pasca-workshop.
Semangat MAN 2 Kota Jambi untuk menjadi pelopor inovasi pendidikan madrasah terus menguat. Tak sekadar mencetak peserta didik unggul, madrasah ini kini melangkah lebih jauh—membangun kontribusi nyata melalui produk ilmiah yang siap pakai dan dapat diadopsi oleh madrasah lain di tingkat regional bahkan nasional.
“Inilah bentuk kontribusi nyata MAN 2 Kota Jambi untuk kemajuan pendidikan madrasah: bukan hanya mengajar, tetapi juga menciptakan,†tutup Andi Asfiron.(AA-Humas)
|
373x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...