
Jambi — Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 di MAN 2 Kota Jambi berlangsung tertib dan lancar meski sempat mengalami kendala teknis pada hari pertama pelaksanaan. Kegiatan ini digelar selama dua hari, yaitu pada Rabu dan Kamis, 6–7 Agustus 2025, masuk dalam gelombang kedua pelaksanaan ANBK secara nasional.
Peserta asesmen merupakan siswa kelas XI yang dipilih secara acak oleh sistem pusat. Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I, M.Pd.I, memberikan pesan khusus kepada para siswa yang menjadi perwakilan madrasah. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan fokus selama mengikuti asesmen, karena hasil ANBK bukan hanya mencerminkan kemampuan individu, tetapi juga menjadi wajah representatif mutu pendidikan di MAN 2 Kota Jambi. "Kalian adalah duta kualitas madrasah kita. Hadapi ANBK ini dengan serius, jujur, dan penuh tanggung jawab," ujar Andi Asfiron dalam arahannya sebelum pelaksanaan dimulai.
Ketua Pelaksana ANBK MAN 2 Kota Jambi, Marini Ariesta, mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian asesmen berjalan sesuai prosedur, walaupun sempat terjadi gangguan berupa pemadaman listrik di hari pertama.
"Kondisi itu cepat ditangani oleh tim teknis. Kami menyalakan genset cadangan dan mengatur ulang sesi, sehingga tidak ada gangguan signifikan terhadap jalannya asesmen," jelas Marini.
Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik antara tim proktor, teknisi, pengawas ruang, dan panitia pelaksana menjadi kunci kelancaran kegiatan ini. Peserta pun terlihat tertib, tenang, dan memahami alur pelaksanaan yang telah disosialisasikan sebelumnya.
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah program evaluasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan untuk mengukur mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan. Tidak seperti ujian akademik biasa, ANBK tidak berfokus pada nilai siswa secara individu.
Tiga instrumen utama dalam ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan numerasi, Survei Karakter, serta Survei Lingkungan Belajar. Data dari asesmen ini digunakan untuk memberikan gambaran objektif tentang kualitas pembelajaran dan iklim sekolah, sehingga pemerintah dan madrasah dapat mengambil kebijakan berbasis data yang lebih akurat.
Dengan pelaksanaan ANBK yang berjalan sukses meski menghadapi tantangan teknis, MAN 2 Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis evaluasi objektif dan penguatan karakter siswa.(AA-Humas)
|
249x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...