
Jambi, 7 Agustus 2025 — MAN 2 Kota Jambi menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan edukatif yang bertujuan untuk membentuk karakter pelajar yang sadar hukum dan bebas dari pengaruh negatif. Bertempat di Aula MAN 2 Kota Jambi, program Jaksa Masuk Sekolah yang digagas oleh Kejaksaan Tinggi Jambi sukses digelar dengan mengangkat tema Gerakan Anti Narkotika.
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dan guru dengan antusiasme tinggi. Dalam sambutannya, perwakilan Kejaksaan Tinggi Jambi menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja merupakan ancaman serius yang harus dicegah melalui edukasi hukum sejak dini. Oleh karena itu, sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang narkotika, dampaknya, serta strategi pencegahannya.
Sebagai pemateri utama, hadir Dinar Hadi, S.H., M.H., selaku Kasi NAPZA dari Kejaksaan Tinggi Jambi, yang menyampaikan materi secara lugas dan komunikatif. Beliau mengupas definisi narkotika sebagai senyawa kimia yang memengaruhi sistem saraf pusat dan dapat mengubah perilaku seseorang. Narkotika diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu alami dan sintetis, dengan efek yang dapat menimbulkan rasa euforia, ketergantungan, serta gangguan kesehatan fisik dan mental. Meski dalam dunia medis narkotika digunakan untuk mengobati penyakit tertentu dan mengurangi nyeri, dampak negatifnya jauh lebih besar jika disalahgunakan.
Sosialisasi juga menyoroti aspek legalitas narkotika, di mana penggunaan tanpa izin medis dapat berujung pada sanksi hukum yang berat. Para siswa diajak memahami bahwa regulasi narkotika berbeda di tiap negara, namun prinsip dasarnya tetap sama: penyalahgunaan adalah pelanggaran hukum.
Lebih lanjut, pemateri menjelaskan berbagai faktor yang mendorong perilaku penyalahgunaan, seperti tekanan sosial, stres, dan rasa penasaran terhadap pengalaman baru. Untuk itu, pencegahan harus dilakukan secara komprehensif melalui edukasi yang berkelanjutan, program rehabilitasi bagi pecandu, serta kampanye publik yang meningkatkan kesadaran masyarakat.
Peran keluarga juga menjadi sorotan penting dalam materi ini. Komunikasi yang terbuka, dukungan emosional, dan pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak dinilai sebagai kunci utama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh narkotika.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan dan keluarga, dapat bersinergi dalam membangun generasi yang lebih sadar hukum dan mampu menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I., menyambut positif terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi program Jaksa Masuk Sekolah karena memberikan wawasan hukum yang sangat relevan bagi siswa. Edukasi seperti ini penting untuk membentuk karakter dan kesadaran hukum sejak dini,†ujarnya. (HT-Humas)
|
198x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...