
Kota Jambi,14 Agustus 2025 — Semangat kemerdekaan terasa membuncah di MAN 2 Kota Jambi. Dalam rangka menyambut HUT RI ke-80, madrasah ini menggelar rangkaian perlombaan yang membagi keceriaan untuk semua kalangan—mulai dari siswa hingga guru dan karyawan.
Usai apel peringatan Hari Pramuka tahun 2025, lapangan utama MAN 2 Kota Jambi berubah menjadi arena tawa, sorak-sorai, dan adu keterampilan. Menyambut HUT RI ke-80, pihak madrasah menggelar serangkaian perlombaan yang membagi dua kategori peserta—siswa-siswi dan guru serta karyawan. Perpaduan keduanya menjadikan acara ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan di lingkungan Madrasah.
Untuk kategori siswa, adrenalin langsung terpacu lewat lomba tarik tambang, balap karung helm, egrang, dan kerucut. Setiap pertandingan diiringi teriakan dukungan dari teman-teman satu kelas. Saat tali tambang mulai mengencang dan kaki-kaki tertanam kuat di tanah, suara komando dan tawa pecah jadi satu. Di lomba balap karung helm, para peserta harus melompat dengan karung di kaki dan helm di kepala pemandangan yang mengundang tawa sekaligus rasa salut pada semangat mereka.
Sementara itu, di sisi lain lapangan, giliran guru dan karyawan yang unjuk kebolehan. Lomba memasak nasi goreng menjadi salah satu magnet perhatian. Meja-meja dipenuhi bahan-bahan sederhana nasi putih, telur, sayuran, dan bumbu racik. Namun, yang membuat lomba ini istimewa bukanlah resepnya, melainkan cara para guru meracik sambil saling bercanda, bahkan melirik “dapur lawan†untuk memastikan tidak ketinggalan. Aroma harum nasi goreng perlahan menyatu dengan suasana penuh canda.
Tak kalah heboh, karaoke estafet menjadi penutup lomba guru yang paling memancing tawa. Mikrofon berpindah dari satu guru ke guru lainnya, setiap bait lagu harus dilanjutkan tanpa jeda. Ada yang suaranya merdu seperti penyanyi profesional, ada pula yang nada fals-nya justru membuat penonton terpingkal-pingkal.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I, M.Pd.I, mengatakan bahwa acara ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, tetapi juga wadah memperkuat kebersamaan.
“Inilah semangat kemerdekaan yang sebenarnya. Menang atau kalah tidak penting, yang terpenting adalah kita merayakan kebersamaan, kekompakan, dan rasa persaudaraan di madrasah ini,†ujarnya.
Menjelang siang, matahari mulai meninggi, namun semangat peserta tidak mereda. Setiap lomba ditutup dengan tepuk tangan meriah, pelukan hangat, dan foto bersama. Hari itu, MAN 2 Kota Jambi tak hanya merayakan HUT RI, tetapi juga membuktikan bahwa semangat persatuan bisa hadir lewat hal-hal sederhana dari tarik tambang, aroma nasi goreng, hingga nada sumbang yang membuat semua tertawa.(AA-Humas)
|
288x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...