
Jambi – Malam keakraban dalam kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien MAN 2 Kota Jambi berlangsung khidmat dengan digelarnya renungan malam pada Minggu (24/8/2025) pukul 00.00 WIB. Di bawah cahaya api unggun yang menyala di halaman madrasah, puluhan peserta baru larut dalam suasana hening penuh makna.
Renungan malam menjadi salah satu rangkaian penting dalam tradisi Pramuka, khususnya bagi peserta baru yang tengah memasuki tahap pengenalan ambalan. Kegiatan ini menghadirkan suasana introspektif, di mana para anggota diajak untuk merenungkan arti perjuangan, pengorbanan, serta nilai kebersamaan yang menjadi dasar kepramukaan.
“Renungan malam bukan sekadar ritual, tapi momen yang membentuk jiwa. Di sinilah peserta baru belajar arti disiplin, persaudaraan, dan tanggung jawab sebagai calon anggota ambalan,†ujar salah satu pembina Pramuka MAN 2 Kota Jambi.
Api unggun yang menyala dipadukan dengan suasana hening menambah kesakralan momen. Banyak peserta terlihat menundukkan kepala, larut dalam keheningan, seolah berbicara dengan dirinya sendiri. Bagi sebagian siswa, renungan malam menjadi pengalaman emosional pertama yang menyentuh batin mereka.
Selain membangun kesadaran diri, renungan malam juga memberi manfaat dalam membentuk karakter. Peserta baru diajak memahami arti kebersamaan dalam menghadapi tantangan, pentingnya menghormati perjuangan para pendahulu, serta menanamkan semangat pengabdian.
“Dari kegiatan ini, kami jadi lebih sadar bahwa menjadi bagian dari Pramuka bukan hanya soal atribut dan baris-berbaris, tapi tentang bagaimana berperan sebagai generasi yang siap mengabdi,†ungkap salah satu peserta baru.
Dengan selesainya renungan malam, kegiatan PTA Ambalan Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien semakin menegaskan bahwa Pramuka tidak hanya mendidik fisik, tetapi juga membentuk mental dan spiritual generasi muda. (HT-Humas)
|
1228x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...