
Jambi – MAN 2 Kota Jambi menggelar seleksi ketat untuk Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025. Proses seleksi berlangsung dalam dua tahap, yakni pada Sabtu, 16 Agustus, dan Sabtu, 23 Agustus 2025.
Sebanyak 60 peserta dari enam bidang mengikuti seleksi ini. Namun, sesuai aturan, hanya tiga peserta terbaik dari tiap bidang yang berhak melaju sebagai wakil madrasah pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) mendatang. Artinya, hanya 18 siswa terpilih yang berhasil menyisihkan puluhan pesaingnya.
“Seleksi ini memang kami buat seketat mungkin, agar yang terpilih benar-benar siap bersaing di tingkat lebih tinggi. Dari enam bidang, masing-masing diambil tiga peserta terbaik,†ujar Feri Andespa, pembina olimpiade MAN 2 Kota Jambi, Sabtu (23/8/2025).
Feri menegaskan, meski kompetisi tahun ini cukup berat, dirinya tetap optimistis MAN 2 Kota Jambi mampu menorehkan hasil membanggakan. “Melihat semangat dan potensi anak-anak, kami yakin tahun ini MAN 2 bisa mendapatkan hasil yang baik di ajang OMI 2025,†tambahnya.
Seleksi internal ini tidak hanya menguji kemampuan akademik siswa, tetapi juga mental kompetitif mereka. Peserta harus melewati ujian tertulis, analisis soal tingkat olimpiade, serta simulasi cepat tanggap dalam memecahkan masalah.
Para peserta yang lolos akan segera menjalani pembinaan intensif dari para guru pembimbing hingga menjelang kompetisi resmi. Dukungan penuh juga diberikan pihak madrasah agar siswa lebih percaya diri dan siap berkompetisi di level provinsi maupun nasional.
Ajang OMI sendiri menjadi salah satu tolok ukur kualitas pendidikan sains di madrasah. Bagi MAN 2 Kota Jambi, capaian pada kompetisi ini bukan hanya soal prestasi, melainkan juga upaya membangun budaya akademik yang kompetitif dan berkelanjutan. (AA-Humas)
|
210x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...