
Jambi – Suasana Senin pagi, 25 Agustus 2025, di lapangan utama MAN 2 Kota Jambi terasa berbeda dari biasanya. Usai upacara bendera, ratusan pasang mata siswa, guru, hingga karyawan tertuju pada satu momen yang dinanti: pembagian hadiah lomba peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I., satu per satu menyerahkan hadiah kepada para juara. Tepuk tangan meriah mengiringi setiap nama yang dipanggil. Ada senyum bangga dari siswa, tawa kecil dari guru, hingga wajah penuh kebersamaan dari karyawan yang ikut ambil bagian.
Lomba Dua Hari, Semangat Berhari-hari
Rangkaian lomba telah digelar pada 14–15 Agustus 2025. Berbagai cabang dipertandingkan, mulai dari lomba masak nasi goreng, estafet karoke untuk guru dan tarik tambang, egrang, balap karung, hingga lomba-lomba kreatif yang menampilkan bakat siswa. Uniknya, bukan hanya siswa yang menjadi peserta. Guru dan karyawan pun turun gelanggang, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.
“Rasanya seperti kembali ke masa sekolah dulu. Bisa lomba bareng siswa, saling sorak-sorai, itu pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan kami,†kata salah satu guru sambil tersenyum puas.
Di lapangan, sorak-sorai dukungan kerap lebih riuh daripada jalannya lomba itu sendiri. Semangat kemerdekaan seakan membuncah dalam setiap langkah, teriakan, dan tawa peserta.
Saat membagikan hadiah, Kepala MAN 2 Kota Jambi menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama. Lebih penting dari sekadar piala atau bingkisan, hadiah tersebut menjadi simbol penghargaan atas semangat partisipasi, kerja sama, dan sportivitas.
“Hadiah ini adalah bentuk apresiasi. Namun, yang paling berharga adalah kebersamaan dan semangat yang kita tunjukkan. Itu yang harus kita bawa, bukan hanya saat lomba, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari,†ujar Andi Asfiron.
Ucapan itu disambut tepuk tangan hangat. Para siswa tampak bangga saat menerima hadiah di depan teman-teman. Guru dan karyawan pun merasa momen ini memperkuat rasa kekompakan di lingkungan madrasah.
Bagi keluarga besar MAN 2 Kota Jambi, peringatan HUT RI ke-80 tahun ini bukan sekadar rutinitas. Lomba yang sederhana justru menghadirkan makna yang besar: bahwa kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat persaudaraan, dan menyalakan rasa cinta tanah air dari lingkup terkecil, yakni madrasah.
Di akhir acara, suasana penuh keakraban menyelimuti lapangan. Para juara berfoto bersama, sementara yang belum menang tetap larut dalam kegembiraan. Hadiah mungkin hanya dimiliki segelintir peserta, namun semangat kemerdekaan menjadi milik semua yang hadir hari itu.
“Kalau menang itu bonus, yang paling penting kita bisa seru-seruan bareng. Rasanya seperti satu keluarga besar,†ungkap seorang siswa kelas XI yang ikut lomba tarik tambang.
Dengan hadiah sederhana namun penuh arti, MAN 2 Kota Jambi membuktikan bahwa makna sejati perayaan kemerdekaan terletak pada kebersamaan. Dan itulah hadiah terbesar yang tidak bisa ditukar dengan apa pun. (HT-Humas)
|
944x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...