
MAN 2 Kota Jambi, 1 September 2025 – Suasana lapangan MAN 2 Kota Jambi pada Senin (1/9/2025) pagi tampak khidmat ketika ratusan siswa mengikuti upacara bendera. Di bawah terik matahari awal September, Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I., berdiri sebagai pembina upacara dan menyampaikan pesan penting bagi seluruh peserta didik.
Dalam amanatnya, Andi mengingatkan para siswa agar tetap menjaga ketenangan dan ketertiban di tengah dinamika sosial yang belakangan ini ramai di masyarakat. Ia menegaskan bahwa sebagai pelajar, tugas utama adalah belajar, bukan ikut terseret dalam arus demonstrasi yang terjadi di luar lingkungan sekolah.
“Anak-anakku sekalian, jangan mudah terpengaruh dengan situasi di luar. Tugas kalian sekarang adalah fokus belajar, menjaga ketertiban, dan menyiapkan masa depan. Jangan sampai ada yang ikut-ikutan demo. Itu bukan ranah kalian saat ini,” tegas Andi dengan suara lantang.
Menurutnya, siswa madrasah harus mampu menunjukkan sikap yang santun, dewasa, dan tenang dalam menghadapi kondisi apa pun. Hal tersebut menjadi bagian dari pembiasaan karakter yang terus ditekankan di MAN 2 Kota Jambi.
Selain memberikan imbauan soal ketenangan, Andi juga membawa kabar gembira. Tahun ini, MAN 2 Kota Jambi kembali dipercaya menjadi titik lokasi (tilok) Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 Tingkat Kota Jambi. Kepercayaan ini, menurutnya, bukan hal kecil. Madrasah yang dipimpinnya sudah beberapa kali terlibat dalam penyelenggaraan ajang bergengsi tersebut dan kini kembali menjadi tuan rumah.
“Kita harus bangga, MAN 2 dipercaya sebagai tuan rumah OMI tingkat kota. Mari kita dukung bersama-sama anak-anak kita yang akan berlomba. Mohon doa dan dukungan agar mereka bisa tampil maksimal, bahkan bisa melaju mewakili Kota Jambi ke tingkat provinsi,” ujarnya.
Andi menyampaikan bahwa OMI bukan hanya sekadar kompetisi akademik, melainkan wadah bagi siswa madrasah untuk mengasah potensi, membangun daya juang, dan menanamkan sportivitas. Karena itu, dukungan seluruh keluarga besar MAN 2 sangat berarti bagi delegasi yang akan bertanding.
Upacara berlangsung dengan tertib. Para siswa mendengarkan arahan kepala madrasah dengan serius, sebagian mencatat poin penting di buku kecil mereka. Guru-guru yang hadir pun tampak mengangguk, seakan mengamini pesan yang disampaikan.
Bagi MAN 2 Kota Jambi, pesan Andi pagi itu tidak hanya sebatas imbauan. Lebih dari itu, ia menjadi pengingat bahwa madrasah harus menjadi ruang yang kondusif bagi tumbuh kembang siswa, jauh dari pengaruh negatif, sekaligus tempat menyalakan semangat berprestasi.
Dengan dua pesan besar—menjaga ketenangan dan memberi dukungan pada OMI 2025—Andi menutup amanatnya. “Jadilah generasi madrasah yang membawa cahaya, bukan yang terombang-ambing oleh keadaan,” pungkasnya.(AA-Humas)
|
104x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...