
Kota Jambi – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al Manar MAN 2 Kota Jambi pada pelaksanaan Sholat Jumat pekan ini. Menariknya, khotbah Jumat tidak disampaikan oleh ustaz atau guru, melainkan oleh seorang siswa kelas XII IIS 1, M. Hazza Hukama Gandhi. Dengan suara lantang dan penuh keyakinan, Hazza menyampaikan khutbahnya di hadapan jamaah yang terdiri dari guru, karyawan, dan sesama siswa madrasah.
Kepercayaan untuk menjadi khatib Jumat ini menjadi pengalaman berharga sekaligus pembuktian bahwa siswa MAN 2 Kota Jambi tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu tampil di mimbar dakwah. Hazza yang dikenal tekun dan aktif dalam kegiatan keagamaan, tampil percaya diri membawakan khutbah dengan tema seputar pentingnya menjaga keimanan dan akhlak di kalangan generasi muda.
Wali kelas Hazza, Gogor H.S., turut hadir menyaksikan jalannya khutbah. Gogor, yang juga aktif membina kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di MAN 2, menyampaikan rasa bangganya melihat siswanya berani tampil di depan publik. “Ini salah satu bukti nyata pembinaan keagamaan di MAN 2 berjalan baik. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tapi juga praktik langsung di tengah masyarakat madrasah,” ujar Gogor usai pelaksanaan Sholat Jumat.
Kegiatan ini juga tidak lepas dari bimbingan pembina ekskul keagamaan, Ali Masud. Selama ini, ekskul tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah keterampilan membaca Al-Qur’an, ceramah, hingga berkhutbah. Ali Masud menuturkan, keikutsertaan siswa sebagai khatib Jumat merupakan salah satu bentuk latihan nyata yang memberi pengalaman berharga. “Mereka dilatih agar terbiasa berdakwah, membimbing, dan menyampaikan pesan Islam dengan baik. Harapannya, ke depan lahir generasi muda yang siap menjadi pemimpin umat,” katanya.
Sholat Jumat di Masjid Al Manar memang menjadi salah satu tradisi penting di lingkungan MAN 2 Kota Jambi. Selain sebagai kewajiban ibadah, momentum ini juga menjadi media pembinaan karakter siswa. Pihak madrasah kerap memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat sebagai muazin, imam, hingga khatib.
Bagi Hazza, kesempatan ini menjadi pengalaman yang akan selalu ia kenang. Ia mengaku sempat merasa gugup sebelum naik mimbar, namun dukungan dari guru dan teman-temannya membuatnya lebih mantap. “Alhamdulillah bisa diberikan kepercayaan ini. Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat, dan saya ingin terus belajar agar bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.
Keterlibatan siswa dalam peran penting seperti ini menunjukkan bagaimana MAN 2 Kota Jambi terus berupaya membentuk generasi yang beriman, berilmu, sekaligus percaya diri. Sebuah langkah kecil dari masjid sekolah, namun dengan dampak besar bagi pembentukan karakter para siswa.(AA-Humas)
|
123x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...