
Kota Jambi - Olahraga catur tengah menjadi magnet baru bagi para siswa MAN 2 Kota Jambi. Setiap Sabtu pukul 09.00 WIB, ruang kelas berubah jadi kawah candradimuka catur di madrasah. Ruangan dipenuhi pelajar yang tekun memandangi papan catur sambil beradu strategi.
Namun di balik semangat tinggi tersebut, ada kendala yang belum terpecahkan: keterbatasan sarana. Jumlah papan dan bidak catur yang tersedia belum mampu menampung antusiasme para siswa. Akibatnya, beberapa peserta harus bergantian saat latihan berlangsung.
Pembina olahraga MAN 2 Kota Jambi, Hasbi Al Shiddiqie, menyampaikan bahwa semangat para siswa patut diapresiasi, meski harus berhadapan dengan keterbatasan fasilitas.
"Kami berharap kendala ini tidak mengurangi minat dan semangat mereka. Justru dari keterbatasan inilah muncul daya juang dan kreativitas," ujar Hasbi saat dihubungi awak media Sabtu pagi (11/10/2025).
Hasbi menegaskan bahwa MAN 2 Kota Jambi memiliki rekam jejak membanggakan dalam cabang olahraga ini. Tim catur madrasah tersebut telah beberapa kali menembus kompetisi tingkat nasional, membawa nama baik madrasah dan Kota Jambi di kancah pelajar Indonesia.
Pihak madrasah, lanjut Hasbi, berupaya mencari solusi agar kegiatan ekstrakurikuler catur tetap berjalan optimal. Ia juga membuka peluang kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak untuk memperkuat pembinaan atlet muda berbakat dari MAN 2 Kota Jambi.
"Catur bukan sekadar permainan, tapi juga melatih logika, kesabaran, dan mental juang. Nilai-nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada siswa," tambah magister olahraga ini.
Dengan semangat yang tak surut meski fasilitas terbatas, para pecinta catur di MAN 2 Kota Jambi menunjukkan bahwa langkah kecil di atas papan bisa membuka jalan menuju prestasi besar. (AA-HUMAS)
|
63x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...