
MAN 2 Kota Jambi - Sehubungan dengan dilanjutkannya kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) di MAN 2 Kota Jambi, diharapkan Bapak/Ibu fasilitator membaca informasi berikut dengan seksama sebagai panduan pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang mengacu pada Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembelajaran P5RA.
Pada hari ketiga ini, kegiatan pembelajaran akan difokuskan pada tema “Monitoring dan Pemilahan Sampah di Lingkungan Madrasah”. Pada jam pertama, fasilitator diharapkan membimbing peserta didik untuk mengingat kembali dan meninjau materi sebelumnya, sekaligus memberikan pertanyaan pemantik guna menumbuhkan sikap berpikir kritis. Adapun contoh pertanyaan yang dapat diajukan antara lain: “Apa yang terlintas di pikiran kamu tentang pemanfaatan sampah?” dan “Bagaimana pemanfaatan sampah dapat dilakukan di lingkungan madrasah?”. Setelah sesi tanya jawab, fasilitator memberikan penjelasan mengenai kegiatan yang akan dilakukan, termasuk cara mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) serta lembar monitoring sampah yang telah disiapkan oleh panitia.
Selanjutnya, pada jam kedua dan ketiga, peserta didik melakukan kegiatan monitoring dan pengumpulan sampah di lingkungan madrasah secara berkelompok. Siswa dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu Fase E dan Fase F, dengan pembagian area sebagai berikut: Fase E memonitoring area bagian kiri madrasah, sedangkan Fase F memonitoring area bagian kanan madrasah. Setiap kelompok mengamati kondisi sampah, mencatat temuan di LKPD, serta melakukan pemilahan antara sampah organik, anorganik, dan yang dapat didaur ulang.
Pada jam keempat hingga keenam, kedua fase akan bertukar lokasi monitoring agar seluruh peserta didik memperoleh pengalaman yang menyeluruh. Pada sesi ini, Fase E memonitoring area kanan madrasah, sementara Fase F berpindah ke area kiri. Kegiatan ini bertujuan agar siswa mampu mengenali secara lebih luas kondisi kebersihan lingkungan madrasah dan memahami perbedaan karakteristik sampah di setiap area.
Setelah kegiatan lapangan, pada jam ketujuh dan kedelapan, fasilitator memfasilitasi peserta didik untuk melakukan diskusi kelompok dan pengisian LKPD berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan. Setiap kelompok kemudian diminta untuk mempresentasikan hasil monitoring mereka di hadapan kelompok lain. Fasilitator dapat memberikan penguatan terhadap temuan yang menarik atau inovatif, seperti ide pemanfaatan sampah menjadi produk berguna atau strategi menjaga kebersihan lingkungan madrasah secara berkelanjutan.
Pada jam kesembilan dan kesepuluh, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengisian Teka-Teki Silang (TTS) interaktif melalui barcode yang telah disediakan di laptop atau smart TV. Sesi ini dimaksudkan sebagai sarana evaluasi yang menyenangkan dan melatih daya ingat siswa terhadap materi pengelolaan sampah. Setelah itu, fasilitator memandu refleksi akhir dengan mengajukan pertanyaan seperti: “Bagaimana perasaan Anda setelah melakukan monitoring sampah di madrasah?”, “Pelajaran apa yang Anda dapat hari ini?”, “Apa hal yang paling mengejutkan dari hasil monitoring?”, dan “Apa komitmen Anda untuk menjaga kebersihan madrasah?”.
Diharapkan melalui kegiatan hari ketiga ini, peserta didik tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan madrasah. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu fasilitator, kami ucapkan terima kasih.
|
89x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...