
JAMBI — Suasana berbeda menyelimuti MAN 2 Kota Jambi pada Kamis, 16 Oktober 2025. Tak hanya penerimaan Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar, siswa-siswi juga ikut melakukan aksi lingkungan—mengumpulkan sampah organik dan mengolahnya menjadi kompos dalam rangka kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil 'Alamin,(P5RA). Hasilnya: distribusi MBG tertib dan antusiasme ganda dari para peserta didik.
Sejak pagi, lokasi pembagian MBG telah dipersiapkan secara matang. Antrian rapi terbentuk, petugas siap menyajikan makanan sesuai jadwal. Tak lama setelah itu, siswa berdatangan, “menjemput” jatah makan bergizi mereka dengan wajah sumringah. Seluruh proses berlangsung mulus—tidak ada kekurangan porsi, tidak ada kesalahan data — dan semua siswa yang berhak menerima MBG tampak antusias mengikuti prosedur yang ada.
Di sisi lain, rangkaian kegiatan P5RA memberi nuansa unik pada hari itu. Siswa-siswi membaur di taman dan halaman sekolah, mengumpulkan sampah organik—daun, sisa makan, dan limbah kebun—kemudian memprosesnya menjadi kompos. Proses ini bukan hanya bersifat simbolis, melainkan menjadi wujud nyata pendidikan lingkungan: dari ide menjadi tindakan, dari sampah menjadi sumber daya.
Seorang guru pendamping menjelaskan bahwa keterpaduan kegiatan MBG dan P5RA sengaja direncanakan agar siswa memperoleh pengalaman holistik: memperhatikan aspek gizi sekaligus tanggung jawab terhadap lingkungan. “Kami ingin menanamkan bahwa pendidikan tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga dalam tindakan sehari-hari,” ujarnya.
Salah satu siswa kelas XII menambahkan, “Hari ini semakin spesial. Sambil menunggu MBG, saya ikut mengumpulkan sampah dan melihat bagaimana proses kompos. Rasanya bangga bisa ikut menjaga kebersihan sekolah.” Ucapan itu disambut anggukan ratusan siswa lainnya.
Pimpinan MAN 2 Kota Jambi menegaskan, keberhasilan operasi distribusi MBG pada hari Kamis bukan keberuntungan semata, melainkan hasil dari persiapan matang dan kerja sama semua pihak: petugas, guru, dan siswa. Untuk kegiatan lingkungan, ia berharap P5RA dapat dilanjutkan secara rutin, menjadi bagian tak terpisahkan dari kurikulum sekolah.
Dengan kombinasi program sosial dan lingkungan — MBG yang berjalan tertib serta aksi pengumpulan sampah dan pembuatan kompos — MAN 2 Kota Jambi memperlihatkan keinginan kuat untuk tidak hanya mendidik, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian siswa terhadap sesama dan bumi. (AA-HUMAS)
|
68x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...