
Jakarta – Kepala MAN 2 Kota Jambi bersama Wakil Kepala Bidang Kurikulum mengikuti kegiatan “Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah” yang digelar di Jakarta pada 16–18 Oktober 2025. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Kementerian Agama dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai kasih dan spiritualitas di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini menitikberatkan pada penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sebuah pendekatan baru yang menggabungkan dimensi intelektual dan emosional dalam pembelajaran. Konsep ini menekankan Panca Cinta — cinta kepada Allah, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air — sebagai fondasi utama dalam seluruh aktivitas pendidikan di madrasah.
Kementerian Agama menegaskan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai jawaban atas krisis nilai dan meningkatnya kekerasan di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan yang menekankan karakter dan empati, KBC diharapkan mampu menumbuhkan budaya kasih sayang, penghargaan terhadap perbedaan, serta mindset positif di sekolah dan madrasah.
Kepala MAN 2 Kota Jambi menyebut, keikutsertaan madrasah dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi dan bermakna. “Kurikulum berbasis cinta ini mengajak kita mendidik bukan hanya dengan pikiran, tapi juga dengan hati,” ujarnya usai sesi plenary.
Dalam kegiatan intrakurikuler, guru diarahkan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Panca Cinta ke dalam setiap mata pelajaran. Pembelajaran tak lagi hanya berfokus pada capaian kognitif, melainkan juga menyentuh sisi afektif siswa agar tercipta suasana belajar yang hangat dan bermakna.
Sementara pada ranah kokurikuler, KBC diterapkan melalui proyek lintas mata pelajaran yang menumbuhkan kolaborasi, empati, dan tanggung jawab sosial. Adapun kegiatan ekstrakurikuler akan dioptimalkan untuk memperkuat karakter berbasis cinta, baik dalam kegiatan olahraga, seni, maupun keagamaan.
Lebih jauh, budaya dan iklim madrasah juga menjadi fokus utama. Dengan semangat KBC, setiap kebijakan, tata kelola, dan interaksi antarwarga madrasah diharapkan mencerminkan nilai-nilai kasih dan saling menghargai.
Melalui partisipasi dalam sosialisasi ini, MAN 2 Kota Jambi berharap dapat menjadi salah satu pionir dalam mengimplementasikan pendidikan yang berlandaskan cinta dan nilai-nilai kemanusiaan di Provinsi Jambi. (AA-HUMAS)
|
1025x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...