
Jambi - Semangat membara tengah menyelimuti tim panahan MAN 2 Kota Jambi menjelang laga kategori Horse Bow pelajar yang digelar di PKP Al Hidayah pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Ajang ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus meneguhkan semangat sportivitas dan karakter unggul yang dibina di madrasah.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta telah mengikuti Technical Meeting (TM) dan pengecekan kelengkapan alat yang dilaksanakan sehari sebelumnya. Agenda tersebut memastikan bahwa seluruh atlet memahami tata tertib perlombaan, sistem penilaian, serta memastikan perlengkapan berada dalam kondisi layak dan aman digunakan selama kompetisi berlangsung.
Dalam kejuaraan ini, MAN 2 Kota Jambi menurunkan delapan atlet terbaik, yaitu Khairunnisa Salsabilah (XII MIA 5), Siti Fatimah Azzarah Al Yatim (XI F9), M. Rasyid Ridho (X E2), Nikeysha Rafifa Syahla (XI F10), Anisa Galuh H (X E10), Najwa Aurelyn (XI F2), Annisa Mirhana Amiruddin (XII MIA 5), dan Clarisa Putri (XII IIS 3). Mereka merupakan siswa-siswi terpilih yang telah berlatih dengan disiplin, tekun, dan penuh semangat.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh pembina olahraga MAN 2 Kota Jambi M. Hasbi Ash Shiddiqi dan pelatih panahan MAN 2 Kota Jambi Novita Siskawati, yang selama ini aktif membimbing siswa dalam berbagai cabang olahraga di madrasah. Ia menyampaikan bahwa tim panahan MAN 2 Kota Jambi sudah melalui tahap latihan intensif dan menunjukkan peningkatan signifikan baik dari segi teknik maupun mental bertanding.
"Selama latihan, anak-anak belajar bukan hanya soal ketepatan membidik, tetapi juga bagaimana menjaga ketenangan, mengatur napas, dan mengendalikan diri. Dalam panahan, keseimbangan antara tubuh dan pikiran sangat menentukan hasil. Alhamdulillah, mereka sudah siap tampil dengan penuh semangat," ujar Novita.
Lebih lanjut, Novita menambahkan bahwa panahan bukan sekadar olahraga fisik, melainkan juga media pembentukan karakter yang selaras dengan nilai-nilai Islami. "Panahan mengajarkan kesabaran, kejujuran, dan fokus. Setiap kali anak menarik busur, sebenarnya mereka sedang belajar untuk menaklukkan diri sendiri dan membidik cita-cita dengan keyakinan," tambahnya.
Selama masa persiapan, para atlet panahan MAN 2 Kota Jambi rutin menjalani latihan di lapangan madrasah dan beberapa kali melakukan simulasi pertandingan untuk menumbuhkan kesiapan mental. Dukungan juga datang dari seluruh keluarga besar madrasah - mulai dari guru, teman sekelas, hingga pihak madrasah yang memberikan semangat dan doa agar para peserta dapat menorehkan prestasi terbaik.
Salah satu peserta, Khairunnisa Salsabilah, mengaku bangga bisa mewakili madrasah dalam ajang bergengsi ini. "Kami berlatih dengan sungguh-sungguh dan saling menyemangati. Panahan mengajarkan kami arti fokus dan konsistensi. Semoga hasilnya sesuai dengan usaha yang sudah kami lakukan," ujarnya penuh keyakinan.
Suasana persiapan jelang pertandingan pun berlangsung penuh semangat. Para atlet memeriksa kembali peralatan, mengatur posisi, dan melakukan pemanasan ringan sambil mendengarkan arahan pembina. Di tengah sinar pagi yang cerah, semangat mereka untuk membawa nama baik madrasah begitu terasa.
MAN 2 Kota Jambi melalui kegiatan ini berharap para siswa tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menghayati nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kejujuran yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.
"Setiap anak panah yang melesat adalah simbol doa dan usaha kami," ungkap salah satu peserta dengan optimis.
"Semoga kami bisa tepat membidik prestasi, membawa pulang hasil terbaik, dan terus membanggakan MAN 2 Kota Jambi."
Selamat berjuang dan bertanding untuk seluruh atlet panahan MAN 2 Kota Jambi!
Teruslah berfokus, tenang, dan percaya diri, karena setiap tarikan busur adalah langkah menuju prestasi dan kebanggaan madrasah.(AA-HUmas)
|
615x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...