
JAMBI – Suasana halaman MAN 2 Kota Jambi tampak berbeda setiap dua minggu sekali. Aroma masakan bergizi menyeruak dari dapur kecil di belakang madrasah, sementara sejumlah guru dan siswa tampak sibuk menyiapkan piring, membagi lauk, dan menata meja makan. Inilah momen Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan madrasah yang kini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kebersamaan peserta didik.
Program ini bukan sekadar kegiatan makan bersama, tetapi bentuk konkret dari nilai gotong royong di lingkungan madrasah. Setiap dua minggu sekali, guru-guru dijadwalkan secara bergantian menjadi piket MBG, bertugas membantu pengelolaan bahan makanan, memastikan kebersihan, dan mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I, M.Pd.I, menyampaikan rasa terima kasih dan bangganya atas keterlibatan seluruh guru dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Program Makan Bergizi Gratis ini bisa berjalan baik karena adanya dukungan dan kesadaran bersama. Para guru bukan hanya berkontribusi dalam bentuk retribusi, tapi juga hadir langsung di lapangan, menunjukkan teladan kebersamaan bagi para siswa,” ujarnya.
Menurut Waka Humas Ichsan Amin, sistem piket bergilir setiap dua minggu sekali membuat setiap guru memiliki peran aktif dalam pelaksanaan MBG. “Kegiatan ini bukan hanya soal menyediakan makanan, tapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan empati. Guru dan siswa belajar bersama tentang arti berbagi dan pentingnya menjaga gizi,” jelasnya.
Sementara itu, di setiap pelaksanaan MBG, antusiasme siswa selalu terlihat jelas. Mereka dengan tertib mengantre, saling membantu, dan menikmati menu sehat yang telah disiapkan. Ada nasi, sayur, lauk bergizi, hingga buah segar sebagai penutup. Tidak jarang suasana makan bersama ini diselingi canda tawa dan obrolan ringan antara guru dan siswa — menciptakan keakraban yang jarang ditemukan di sela kegiatan belajar formal.
Program Makan Bergizi Gratis di MAN 2 Kota Jambi menjadi bukti bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan sistem yang teratur, retribusi yang transparan, dan peran aktif guru, kegiatan ini terus berjalan dengan semangat gotong royong yang menginspirasi.
“Madrasah ini tidak hanya ingin mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga sehat, peduli, dan berkarakter. MBG adalah bagian kecil dari cara kami mewujudkan itu,” tutup Kepala Madrasah.(AA-Humas)
|
64x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...