
Jakarta – Di hadapan dewan juri nasional dan peserta dari berbagai daerah, tiga tim Karya Tulis Ilmiah (KTI) MAN 2 Kota Jambi tampil dengan penuh percaya diri dalam ajang final Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2025) yang digelar di Jakarta.
Suasana ruang presentasi terasa tegang namun penuh semangat. Para peserta dari MAN 2 Kota Jambi maju satu per satu, membawakan hasil riset mereka dengan bahasa yang lugas, argumentatif, dan berisi. Setiap data dan temuan mereka diuraikan dengan mantap, mencerminkan proses riset yang matang dan kerja sama tim yang solid.
Para juri terlihat antusias menyimak penjelasan mereka. Beberapa kali kepala mengangguk, memberi tanda apresiasi terhadap orisinalitas ide dan ketajaman analisis. Tim-tim dari MAN 2 Kota Jambi tidak hanya memaparkan hasil penelitian, tetapi juga mampu menjawab setiap pertanyaan dengan tenang dan rasional.
Meski bersaing dengan ratusan peserta dari seluruh Indonesia, mereka menunjukkan karakter khas siswa madrasah — santun dalam berbicara, yakin dalam berpendapat, dan rendah hati dalam menyampaikan hasil karya. Kombinasi sikap dan kemampuan itu menjadi daya tarik tersendiri di mata juri dan peserta lain.
Salah satu anggota tim mengaku sempat gugup di awal, namun suasana berubah setelah mereka mulai menjelaskan isi penelitian.
“Begitu mulai menjelaskan, rasa tegang langsung hilang. Kami hanya ingin menunjukkan hasil kerja keras kami selama ini,” ujarnya dengan senyum lega usai presentasi.
Penampilan ketiga tim ini menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu bersaing di ajang ilmiah nasional dengan kualitas yang tak kalah dari sekolah umum. Ide-ide mereka lahir dari pengamatan terhadap kehidupan sekitar — sederhana, tapi tajam dan aplikatif.
Dukungan moral dari madrasah dan guru-guru pengarah selama masa persiapan membuat mereka tampil mantap di panggung nasional. Tak hanya menampilkan karya, mereka juga membawa pesan bahwa rasa ingin tahu dan semangat belajar bisa tumbuh di mana saja, termasuk di ruang-ruang madrasah.
Setelah semua tim tampil, rasa lega dan bangga terpancar di wajah mereka. Terlepas dari hasil akhir, keberanian mereka berdiri dan berbicara di hadapan juri nasional adalah kemenangan tersendiri.
Penampilan Tim KTI MAN 2 Kota Jambi hari itu bukan sekadar presentasi ilmiah, melainkan perayaan dari semangat belajar yang tak pernah padam.
Dari panggung KREASI 2025, mereka mengirim pesan kuat: madrasah bukan hanya tempat menanam nilai, tetapi juga ruang lahirnya ide-ide besar untuk masa depan bangsa.(AA-Humas)
|
68x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...