
Kota Jambi — Suasana hangat dan penuh semangat terasa di aula MTsN 6 Kota Jambi pada kegiatan Temu Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) Kota Jambi yang digelar pada Kamis (30/10). Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para kepala madrasah negeri dan swasta untuk berdiskusi, menyatukan visi, serta membahas isu-isu strategis dan kebijakan terkini dalam dunia pendidikan madrasah.
Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh kepala MAN, MTsN, dan MIN se-Kota Jambi ini berlangsung produktif dan penuh gagasan. Agenda utama K3M kali ini menyoroti beberapa isu penting, mulai dari penguatan mutu pembelajaran, kebijakan kurikulum berbasis karakter, pengelolaan data Emis, hingga strategi pengembangan profesionalisme guru. Tak hanya itu, topik tentang penguatan literasi digital dan pembinaan peserta didik di era pascapandemi juga menjadi fokus utama pembahasan.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam penyampaian pandangannya menegaskan bahwa madrasah saat ini dituntut tidak hanya mampu melahirkan siswa berprestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Madrasah harus menjadi pionir pendidikan yang berkarakter dan berdaya saing. Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antarmadrasah sangat penting agar visi pendidikan Islam semakin kuat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern,” ujar Andi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran kepala madrasah dalam membangun budaya kerja kolaboratif di lingkungan pendidikan. Menurutnya, kepala madrasah bukan hanya manajer, tetapi juga inspirator bagi guru dan siswa.
“Pemimpin madrasah harus menjadi teladan yang mampu menggerakkan ekosistem pendidikan di lembaganya. Kinerja madrasah akan meningkat jika pemimpinnya memiliki visi kuat dan mampu menularkannya kepada seluruh elemen madrasah,” tambahnya.
Sementara itu, tuan rumah kegiatan, Kepala MTsN 6 Kota Jambi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kepala madrasah yang telah meluangkan waktu untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Ia berharap kegiatan temu K3M ini dapat mempererat hubungan kerja sama antar lembaga pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama.
Dalam sesi diskusi, sejumlah kepala madrasah juga memberikan masukan terkait peningkatan kualitas layanan publik di madrasah, penguatan peran guru BK dalam pendampingan siswa, serta strategi menghadapi tantangan asesmen nasional berbasis literasi dan numerasi.
Pertemuan K3M kali ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi dan komunikasi antarmadrasah merupakan kunci dalam menjaga mutu dan keberlanjutan pendidikan madrasah di Kota Jambi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan madrasah-madrasah di Kota Jambi terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.(AA-Humas)
|
407x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...