
Kota Jambi - Menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2025, tim Humas MAN 2 Kota Jambi kembali menelusuri bagaimana para siswa menyiapkan diri menghadapi ujian yang menjadi tolok ukur kompetensi akademik nasional ini. Kali ini, dua siswa kelas XII IIS 1, Nancy Talitha Syifa dan Abdul Mu’iz Kaisan, berbagi cerita tentang perjalanan mereka menyiapkan diri menuju hari penting tersebut. Dua siswa berprestasi yang juga merupakan pentolan OSIM MAN 2 Kota Jambi ini berbagi cerita menuju TKA 2025.
Nancy membuka perbincangan dengan nada tenang namun penuh kesungguhan. Ia mengaku sudah mulai mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari.
“Sejak dua bulan lalu diumumkan adanya TKA, aku udah mulai nyiapin catatan-catatan materi pelajaran yang diuji,” tutur Nancy dengan senyum optimis.
Berbeda dengan Nancy, Mu’iz menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara belajar dan kondisi fisik.
“Persiapan saya sejauh ini cukup matang. Saya juga udah banyak latihan soal, terutama di bagian yang paling sulit. Yang nggak kalah penting itu menjaga pola tidur dan tetap tenang supaya bisa fokus waktu ujian,” jelasnya.
Keduanya sepakat bahwa persiapan bukan hanya soal seberapa banyak belajar, tapi juga tentang konsistensi dan manajemen waktu. Nancy memilih gaya belajar fleksibel dengan mengeksplor berbagai sumber, sementara Mu’iz lebih menyukai pola belajar teratur dan sistematis.
“Aku biasanya ngebedah buku bank soal atau tes TKA gratis di website,” kata Nancy.
“Kalau aku, lebih sering bagi waktu belajar secara teratur dan berdiskusi dengan teman biar saling berbagi pemahaman,” tambah Mu’iz.
Soal keyakinan menghadapi TKA, Nancy tak menutupi rasa gugupnya.
“Sebenarnya itu masih fifty-fifty, Pak. Paradigma TKA yang katanya ‘mengganti nilai rapor dengan tes dua hari’ bikin agak takut sih. Tapi dengan persiapan yang udah aku lakukan, semoga aja hasilnya bisa memuaskan seluruh angkatan 25/26. Aamiin,” ujarnya dengan nada berharap.
Sementara itu, Mu’iz menatap ujian ini dengan rasa optimis namun tetap realistis.
“InsyaAllah saya cukup yakin. Walau tetap ada rasa khawatir, tapi saya percaya dengan usaha dan persiapan yang sudah dilakukan, hasilnya akan sepadan,” katanya mantap.
Menutup wawancara, keduanya sama-sama menyampaikan pesan penuh semangat untuk rekan-rekan seangkatan mereka.
“Kita ini keren banget! Angkatan corona, terakhir K13, dan sekarang angkatan pertama yang nyicip TKA. Jadi semoga kita semua bisa capai impian masing-masing yaa!” ujar Nancy dengan tawa lepas.
“Tetap semangat dan percaya diri! Jangan stres, karena ini kesempatan buat nunjukin hasil belajar kita. Tidur cukup, fokus, dan yakin sama diri sendiri,” timpal Mu’iz.
Melalui kisah Nancy dan Mu’iz, terlihat bahwa semangat juang dan ketekunan belajar menjadi kunci menghadapi TKA 2025. Mereka adalah potret nyata generasi madrasah yang tidak hanya berilmu, tapi juga tangguh dan siap menatap masa depan dengan percaya diri. (HT-Humas)
|
181x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...