
Kota Jambi – Rabu, 5 November 2025, menjadi hari penting bagi anggota ekskul Pramuka dari MAN 2 Kota Jambi yang tergabung dalam ambalan “Sunan Kalijaga”. Tiga siswa terpilih — Fakrim Irhami, Faris Fatih Mulya, dan Muhammad Ridho Akbar — mengikuti apel kesiapan dalam rangka tanggap darurat bencana hidrometeorologi, yang diselenggarakan di lapangan Polresta Jambi.
Kegiatan apel tersebut dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai institusi pemerintahan, institusi kebencanaan, serta organisasi pemuda dan relawan, dan bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat muda dalam menghadapi bahaya yang ditimbulkan oleh bencana hidrometeorologi — seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan hujan ekstrem.
Saat kegiatan berlangsung, Faris Fatih Mulya (salah satu utusan MAN 2 Kota Jambi) menyampaikan harapannya: “Setelah kegiatan apel ini kami berharap dapat menjadi pedoman untuk semua peserta dan meningkatkan kesadaran untuk cepat tanggap apabila terjadi suatu bencana serta siap untuk menolong sesama makhluk hidup.”
Dengan semangat kepramukaan dan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi, Fakrim Irhami, Faris Fatih Mulya dan Muhammad Ridho Akbar menjalani seluruh rangkaian apel mulai dari pengecekan kesiapan materi, simulasi penyelamatan, hingga pengenalan prosedur operasi dasar pada saat kejadian darurat. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman edukatif bagi mereka sebagai anggota Pramuka yang akan menjadi duta kesiapsiagaan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Indonesia berada dalam kondisi geografis dan iklim yang menjadikannya sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana alam. Salah satu kategori yang mendominasi adalah bencana hidrometeorologi — yaitu bencana yang berhubungan dengan air dan cuaca ekstrem. Laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa pada bulan Maret 2025 saja, tercatat 261 kejadian bencana alam di wilayah Indonesia, dan dari jumlah itu 99,62 % merupakan bencana hidrometeorologi, dengan banjir sebagai penyumbang terbanyak yaitu 72,41 % dari total kejadian.
Keterlibatan siswa ekskul Pramuka MAN 2 Kota Jambi dalam apel kesiapan bencana ini menunjukkan komitmen sekolah serta para siswa dalam berkontribusi terhadap penguatan kesadaran dan kesiapsiagaan di tengah tingginya potensi bencana hidrometeorologi di Indonesia. Dengan bekal pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh, para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan — di sekolah, rumah, dan masyarakat — untuk cepat tanggap, peduli sesama, dan siap bertindak saat dibutuhkan.
Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Gerakan Pramuka, sekolah serta lingkungan sekitar dalam menjalankan peran “siaga bencana”. (HT-Humas)
|
64x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...