
Kota Jambi - MAN 2 Kota Jambi kembali melaksanakan kegiatan Yasinan rutin yang digelar setiap Jum'at di Lapangan MAN 2 Kota Jambi. Kegiatan ini telah lama menjadi tradisi religius sekaligus sarana pembentukan karakter siswa yang konsisten dijaga oleh pihak madrasah. Tidak hanya sebagai rutinitas spiritual, Yasinan rutin juga menjadi ruang yang membina keberanian, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab siswa.
Seperti biasa, kegiatan diawali dengan pembacaan Ummul Kitab yang dipimpin oleh pembina ekstrakurikuler keagamaan, Ali Mas’ud, M.Pd.I. Suasana lapangan yang tenang dan tertib semakin menguatkan kekhidmatan acara ketika seluruh siswa mulai memusatkan perhatian. Setelah itu, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa membuka rangkaian kegiatan, sebelum dilanjutkan dengan bacaan Yasin dan tahlil yang dipimpin secara bergantian oleh siswa-siswa terjadwal.
Kegiatan Yasinan ini tidak hanya berfokus pada ritual keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan tampil di depan umum. Mereka didorong untuk berani membawakan acara, memimpin bacaan Yasin dan tahlil, serta mengatur jalannya rangkaian kegiatan. Penugasan mingguan yang diterapkan oleh pembina tidak hanya membangun rasa percaya diri, tetapi juga melatih akuntabilitas personal setiap siswa.
Disiplin waktu menjadi salah satu aspek yang sangat ditekankan dalam kegiatan ini. Siswa yang mendapat tugas diwajibkan hadir lebih awal untuk melakukan pengecekan teknis dan memastikan jalannya acara berjalan lancar. Kedisiplinan seperti ini merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang ingin diwujudkan MAN 2 Kota Jambi, sehingga kegiatan religius ini menjadi wadah pembiasaan positif yang holistik—bukan hanya untuk peningkatan spiritual, tetapi juga pembentukan karakter tangguh.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan ajakan khusus kepada seluruh siswa agar menjadikan kegiatan Yasinan bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk menebar doa dan dukungan bagi sesama.
“Ayo anak-anak semua, mari kita ikut mendoakan teman-teman kita yang sedang berjuang membawa nama MAN 2 Kota Jambi di berbagai perlombaan dan kompetisi. Doa kalian adalah dukungan terbesar. Semoga Allah memberi kelancaran dan hasil terbaik bagi mereka,” ajaknya.
Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan religius seperti Yasinan merupakan bagian dari jati diri madrasah yang harus dijaga dan diteruskan oleh generasi siswa berikutnya.
Dengan pelaksanaan yang konsisten dan terstruktur, Yasinan rutin MAN 2 Kota Jambi terus menjadi ruang pembinaan diri bagi siswa, menguatkan budaya religius, serta membentuk pribadi-pribadi yang siap menghadapi tantangan akademik maupun nonakademik. Semangat kebersamaan, kekhidmatan, dan nilai-nilai karakter yang dihadirkan dalam kegiatan ini menjadi salah satu kebanggaan madrasah dalam membangun ekosistem pendidikan yang utuh dan bermakna. (HT-Humas)
|
166x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...