
JAMBI — MAN 2 Kota Jambi terus menguatkan komitmen sebagai madrasah berintegritas. Hal itu tampak dalam Rapat Tim Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang digelar pada Jumat, 14 November 2025, bertempat di ruang tata usaha.
Rapat terbatas ini dipimpin langsung oleh Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Jambi, Drs. Awaluddin, selaku koordinator utama pembangunan Zona Integritas di lingkungan madrasah. Ia menegaskan bahwa ZI bukan sekadar agenda administratif, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan layanan pendidikan yang bersih, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam penjelasannya, Drs. Awaluddin menekankan pentingnya memahami tugas dan fungsi tiap koordinator komponen. Setiap tim bekerja dalam koridor enam area perubahan yang menjadi pilar pembangunan ZI, mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Setiap koordinator harus tahu betul apa yang akan dikerjakan, bagaimana alurnya, dan indikator keberhasilannya. Kita tidak hanya ingin memenuhi berkas, tetapi membangun budaya kerja yang berintegritas,” ujarnya dalam rapat tersebut.
Rapat kemudian bergulir pada pembagian dan penegasan tugas masing-masing kelompok kerja. Para koordinator diberikan ruang menyampaikan progres, hambatan, serta kebutuhan sarana yang dibutuhkan untuk mempercepat pencapaian target ZI tahun 2025. Diskusi berlangsung dinamis, mengingat seluruh komponen memiliki peran saling berkaitan.
Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada satuan kerja yang mempunyai komitmen kuat dalam mewujudkan reformasi birokrasi, terutama pada aspek pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Pembangunan ZI dilakukan melalui perubahan sistem, pola pikir, hingga budaya kerja agar layanan dapat diberikan secara cepat, tepat, dan bebas dari praktik koruptif.
Sementara itu, WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja yang berhasil memenuhi seluruh indikator pencegahan korupsi—mulai dari transparansi layanan hingga penguatan pengawasan internal.
Tahap berikutnya adalah WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani), predikat tertinggi yang hanya diberikan kepada instansi yang bukan hanya bebas dari korupsi, tetapi juga terbukti memberikan pelayanan publik yang prima, efektif, inovatif, dan berorientasi kepada kepuasan masyarakat.
Melalui rapat ini, MAN 2 Kota Jambi bertekad mempercepat transformasi layanan. Penguatan teknologi informasi, standardisasi prosedur layanan, serta peningkatan kedisiplinan aparatur menjadi fokus yang didorong oleh tim ZI.
Drs. Awaluddin menegaskan bahwa keberhasilan meraih WBK dan WBBM bukan sekadar penghargaan, tetapi bentuk tanggung jawab moral madrasah kepada masyarakat. “Kita ingin menghadirkan layanan terbaik, cepat, ramah, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan pekerjaan satu dua orang, melainkan gerakan bersama seluruh warga madrasah,” tutupnya.
Dengan komitmen yang terstruktur dan sinergi seluruh tim, MAN 2 Kota Jambi semakin mantap melangkah menuju madrasah yang bersih, profesional, dan menjadi rujukan layanan pendidikan berkualitas di Provinsi Jambi.
|
84x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...