
Muaro Jambi – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh kontingen MAN 2 Kota Jambi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jambi tahun ini. Salah satu yang menjadi sorotan ialah Attoyyibah, bagian dari tim kafilah MAN 2 Kota Jambi, yang berhasil mencatat sejarah baru setelah bertransformasi dari cabang Syarhil Qur’an menuju Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan meraih hasil terbaik sebagai Juara 1.
Perjalanan Attoyyibah menuju panggung kemenangan bukan lahir dari proses yang singkat. Semasa menjadi siswa, ia dikenal sebagai sosok yang aktif, tekun, dan penuh dedikasi dalam cabang Syarhil Qur’an. Kemampuan retorika dan pemahaman keagamaan yang kuat membuatnya sering menjadi andalan madrasah di berbagai perlombaan. Namun setelah lulus, Attoyyibah tidak berhenti berkarya. Ia memilih menantang dirinya dengan memasuki cabang baru yang menuntut analisis mendalam, riset, serta kekuatan argumentasi ilmiah: KTIQ.
Transformasi ini bukan tanpa tantangan. Attoyyibah harus mengasah kemampuan menulis akademik, memperkuat referensi keilmuan, serta membangun kesinambungan antara nalar ilmiah dan nilai-nilai Al-Qur’an. Dengan semangat pantang menyerah, ia menempuh pembinaan bersama para mentor dari MAN 2 Kota Jambi yang terus membuka ruang bagi jebolan madrasah untuk berkembang bersama kafilah.
Upaya itu terbayar ketika namanya diumumkan sebagai Juara 1 KTIQ MTQ Provinsi Jambi 2025. Riuh tepuk tangan dan rasa bangga menyeruak dari para pendamping serta pembina yang hadir.
“Attoyyibah adalah contoh nyata bagaimana konsistensi dan keberanian mencoba hal baru bisa membuahkan hasil luar biasa. Kami bangga luar biasa,” ujar salah satu pembina kafilah MAN 2 Kota Jambi.
Attoyyibah mengaku bersyukur dengan pencapaiannya. Ia menilai, perubahan cabang dari Syarhil ke KTIQ memberi tantangan baru yang memperluas wawasannya.
“Perjalanannya panjang dan tidak mudah, tetapi semua sangat berharga. Alhamdulillah, hasilnya manis. Terima kasih kepada pembina, para guru, dan keluarga besar MAN 2 Kota Jambi yang selalu mendukung,” ungkapnya.
Kemenangan ini kembali memperkuat posisi MAN 2 Kota Jambi sebagai madrasah yang mampu mencetak generasi terbaik di berbagai cabang MTQ. Prestasi Attoyyibah menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus mengeksplorasi potensi diri, berani keluar dari zona nyaman, dan tidak berhenti belajar.
Attoyyibah telah membuktikan bahwa transformasi bukan sekadar perubahan arah, tetapi perjalanan menuju pencapaian yang lebih tinggi—sekaligus membawa pulang kebanggaan bagi kafilah MAN 2 Kota Jambi di panggung MTQ Provinsi Jambi.(AA-Humas)
|
72x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...