
Kota Jambi (MAN 2)-- Gelombang pandemik Covid19 yang melanda dunia sejak akhir 2019 lalu telah memaksa lebih dari separuh populasi bumi untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Slogan #Stayathome membahana hingga ke seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali ke Bumi Sepucuk Jambi kita ini.
Dalam upaya penyelamatan dari bahaya virus yang telah merenggut ratusan ribu manusia itu, Work From Home (WFH) dan Schooling From Home (SFH) diberlakukan di sini. Para pemangku pemerintahan bersama warga yang tergabung dalam berbagai wadah relawan dan satuan tugas Covid 19, bersinergi untuk meminimalisir dampak penyebaran virus jenis corona ini.
Tiga bulan berjalan, pemberlakuan WFH ini sedikit banyak berdampak pada berbagai aspek terutama aspek dinamika ekonomi. Situasi inilah kemungkinan yang mendorong pemerintah pusat untuk kembali memacu kehidupan ekonomi yang terdampak demikian hebat dengan memperkenalkan istilah “new normal†yang bermakna tatanan dan gaya hidup (sehat) yang baru untuk beradaptasi dengan Covid-19. Pemerintah Indonesia sudah mulai memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk kembali memulakan aktivitas-aktivitas produktifnya. Tidak terkecuali untuk para pahlawan tanpa tanda jasa yang tetap terus berjuang untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa.
Menuju pemberlakuan new normal, sepekan belakangan ini aktivitas di MAN 2 Kota Jambi mulai menunjukkan dinamikanya. Para guru dan tenaga kependidikan yang semula melakukan pekerjaannya dari rumah, secara berangsur mulai melakukan aktivitas kerjanya di sekolah. Tentu saja dengan sangat memperhatikan maklumat dari Kementerian Agama beserta jajarannya mengenai protokol kesehatan dalam beraktifitas selama masa pandemik.
Sebagai Madrasah Aliyah plus keterampilan yang memiliki jurusan tata busana, MAN 2 Kota Jambi telah membentuk satker Covid-19 MAN 2 Kota Jambi. Satker Covid-19 MAN 2 Kota Jambi ini terdiri dari para guru dan siswa-siswi yang memiliki keterampilan dalam menjahit. Dengan personil Yokmi,S.Pd selaku koordinator dan para anggota masing-masing Sri Raihana,S.Pt, Deni Nusfa, S.Pd, Brianti Amazona, S.Pd, Roslina, S.Ag dan Putri Wulandari, SKM, Satker Covid 19 MAN 2 Kota Jambi telah menyiapkan bahan kain sebanyak 50 meter dengan target 1000 helai masker. Masker-masker yang diproduksi tersebut insyaAllah akan dibagikan kepada guru, karyawan dan tenaga kependidikan lain serta para siswa. Ke depan, mudah-mudahan jumlahnya dapat ditingkatkan lagi.
Upaya kecil ini adalah sebagian dari memaksimalkan ihtiar kita dalam menjalani hidup di masa pandemik. Semoga dengan ini, seluruh civitas akademika Madrasah terpadu di Kota Jambi dapat beraktifitas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, bumi ini kembali bebas dari semua virus khususnya Covid-19 ini sehingga semua aktifitas bias kembali normal seperti sediakala. Aamiin allahuma aamiin.
Pewarta : Pudya Zuheiria
Editor : Ai Wardah Mardiah
©Copyright Humas MAN 2 Kota Jambi
|
2109x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...