
Kota Jambi—Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil di MAN 2 Kota Jambi pada Rabu, 26 November 2025 menghadirkan suasana yang penuh dinamika di kalangan siswa kelas X. Sejak pagi, para siswa terlihat datang dengan berbagai ekspresi: ada yang penuh percaya diri, ada yang tampak tegang, dan ada pula yang datang santai sambil tetap menyiapkan diri menghadapi soal-soal ujian.
Usai menyelesaikan mata pelajaran yang diujikan hari itu, para siswa memberikan tanggapan beragam mengenai pengalaman mereka. Beberapa mengaku puas, sebagian lain merasa kurang maksimal, dan ada pula yang lebih fokus pada kendala teknis yang sempat mengganggu konsentrasi.
Salah satu siswa menyampaikan rasa bahagianya karena merasa pengerjaannya berjalan lancar. Ia mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari, sehingga sebagian besar soal terasa lebih mudah dipahami.
“Alhamdulillah hari ini saya senang banget, soalnya terasa pas sama yang saya pelajari. Waktu ngerjain juga lancar, nggak terlalu banyak yang bikin bingung. Semoga nilainya nanti bagus, karena saya merasa banyak jawaban yang benar,” tuturnya sambil tersenyum.
Berbeda dengan itu, siswa lain justru mengungkapkan kekecewaan kecil karena merasa tidak bisa tampil maksimal. Ia mengaku sudah belajar, namun ketika menghadapi soal, rasa grogi membuatnya kurang fokus.
“Jujur tadi agak sedih soalnya kayaknya nggak maksimal. Udah belajar, tapi pas lihat beberapa soal malah ragu sama jawaban sendiri. Mungkin karena gugup juga. Tapi ya sudahlah, saya anggap ini pelajaran supaya nanti lebih siap lagi,” ujarnya dengan nada sedikit lesu.
Di sisi lain, seorang siswa memberikan tanggapan yang cukup unik. Ia mengatakan bahwa secara keseluruhan ujiannya berjalan biasa saja, namun justru kendala teknis menjadi bagian paling menegangkan hari itu.
“Kalau soal sih aman aja, nggak terlalu susah juga. Tapi tadi HP saya tiba-tiba low battery, terus kuota internet tinggal sedikit. Panik banget takut tiba-tiba mati atau nggak bisa submit jawaban. Tapi Alhamdulillah akhirnya sempat ngecas dan sinyalnya juga stabil,” jelasnya sambil tertawa kecil menggambarkan kejadian tersebut.
Dari berbagai tanggapan tersebut terlihat jelas bahwa PAS Ganjil tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga melatih kesiapan mental, manajemen waktu, hingga kemampuan beradaptasi dengan kondisi teknis yang seringkali tidak terduga.
Pihak madrasah berharap pengalaman ini dapat menjadi proses pembelajaran bagi para siswa kelas X untuk semakin matang dalam menghadapi ujian berikutnya. Dengan semangat, persiapan, dan dukungan dari guru-guru, PAS Ganjil 2025 diharapkan menjadi momentum bagi siswa untuk terus berkembang dan mencapai hasil yang terbaik. (HT-Humas)
|
86x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...