
KOTA JAMBI — Suasana simulasi ujian digital di MAN 2 Kota Jambi kembali memanas pagi ini setelah tim IT mengeluarkan peringatan resmi terkait sejumlah perangkat siswa yang mengalami kendala selama proses login dan pengerjaan soal. Di tengah persiapan menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS) berbasis Computer Based Test (CBT) yang semakin mengandalkan AI, teknologi Android, digitalisasi pendidikan, edutech, Kurikulum Merdeka, serta sistem keamanan perangkat, masalah teknis ini menjadi sorotan karena bisa berdampak langsung pada kelancaran ujian mendatang.
Tim IT menyampaikan bahwa beberapa siswa masih menemui kendala seperti aplikasi tiba-tiba keluar, perangkat tidak responsif, atau gagal masuk ke ruang ujian. Dalam evaluasi cepat yang dilakukan pagi tadi, tim troubleshooting menegaskan bahwa siswa yang mengalami kendala harus belajar dari insiden tersebut dan tidak mengulanginya saat ujian berikutnya nanti. Para peserta diminta melakukan persiapan perangkat sesuai panduan teknis resmi yang telah dirilis madrasah, termasuk memastikan aplikasi ujian terinstal dengan benar, menghapus aplikasi yang dilarang, serta menonaktifkan fitur yang dapat mengganggu stabilitas aplikasi selama pengerjaan soal.
Selain itu, tim IT menekankan pentingnya kesiapan hardware, terutama kondisi baterai, kapasitas penyimpanan, dan performa perangkat yang digunakan. Perangkat yang bekerja lambat atau terlalu penuh akan sangat rentan mengalami force close saat ujian berlangsung. Siswa juga diingatkan untuk melakukan pengecekan sistem secara rutin, mulai dari pembaruan perangkat, kompatibilitas aplikasi, hingga memastikan tidak ada aplikasi multitasking yang berjalan di latar belakang.
Peringatan penting lainnya adalah terkait kualitas jaringan seluler. Mengingat aplikasi CBT memerlukan koneksi stabil untuk sinkronisasi, siswa dianjurkan memilih operator seluler dengan sinyal terkuat di area MAN 2 Kota Jambi. Hal ini ditujukan untuk menghindari gangguan koneksi yang dapat menyebabkan logout otomatis atau lambatnya proses pemuatan soal. Tim IT menyebut bahwa pemilihan operator yang tepat dapat menjadi faktor penentu kelancaran ujian, terutama pada jam-jam padat lalu lintas jaringan.
Instruksi dan peringatan ini dikeluarkan agar seluruh peserta benar-benar siap menghadapi PAS Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, yang digelar pada 26 November hingga 5 Desember 2025. Panitia berharap bahwa insiden kecil pada hari pertama menjadi pembelajaran penting sehingga pelaksanaan ujian berikutnya berjalan jauh lebih lancar, tertib, dan aman. Dengan sistem pengawasan yang ketat dan kesiapan perangkat yang lebih matang, MAN 2 Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk menjalankan ujian digital yang berintegritas, modern, dan sesuai standar pendidikan nasional — memastikan setiap siswa bertanding secara adil tanpa gangguan teknis. (AA-HUMAS)
|
81x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...