
Kota Jambi - Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi usai mengikuti kegiatan Pembinaan ASN Kementerian Agama yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Jambi pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan yang menghadirkan Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA, tersebut dinilai memberikan penguatan penting bagi seluruh ASN, khususnya dalam mewujudkan kinerja Kemenag yang berdampak melalui sinergi perencanaan dan anggaran.
Dalam pemaparannya, Sekjen Kemenag menekankan bahwa warga Kemenag harus tampil sebagai agen keagamaan di tengah masyarakat. Menanggapi hal ini, Kepala MAN 2 Kota Jambi menyampaikan bahwa arahan tersebut sangat relevan dengan peran strategis madrasah sebagai pusat pembinaan akhlak dan moderasi beragama. Ia menegaskan bahwa guru dan tenaga kependidikan di MAN 2 Kota Jambi akan terus menghadirkan keteladanan dan memperkuat nilai-nilai moderasi dalam setiap aktivitas pendidikan. "Arahan Sekjen mengingatkan kami bahwa tugas ASN bukan hanya administratif, tetapi juga menghadirkan kesejukan dan tuntunan bagi masyarakat. Ini sejalan dengan jati diri madrasah," ujarnya.
Sekjen juga menyoroti pentingnya zakat dan wakaf sebagai instrumen ekonomi umat, serta mengajak ASN Kemenag untuk memberi manfaat nyata melalui optimalisasi dua potensi besar tersebut. Kepala MAN 2 Kota Jambi merespons positif pesan ini dengan menegaskan bahwa madrasah memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat literasi zakat dan wakaf bagi generasi muda. "Zakat dan wakaf bukan sekadar ibadah sosial, tetapi kekuatan ekonomi umat. Madrasah harus menjadi tempat belajar nilai filantropi sejak dini. Kami siap memperkuat edukasi zakat dan wakaf di lingkungan MAN 2 Kota Jambi," ungkapnya.
Lebih jauh, Sekjen memperkenalkan gagasan kurikulum cinta, yang menurutnya berawal dari kemampuan ASN mencintai diri sendiri, menghargai proses, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang berkualitas bagi masyarakat. Kepala MAN 2 Kota Jambi mengaku sangat terinspirasi oleh gagasan tersebut. Ia menyatakan bahwa pengembangan diri yang penuh cinta dan kesadaran sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan saat ini. "Konsep kurikulum cinta mengajarkan kita untuk bertumbuh dengan hati yang lapang. Guru dan siswa perlu menjadikan cinta sebagai fondasi agar pembelajaran lebih humanis dan berdampak," jelasnya.
Kepala MAN 2 Kota Jambi menutup tanggapannya dengan menyampaikan harapan agar kegiatan pembinaan seperti ini terus digelar secara berkala. Menurutnya, arahan Sekjen menjadi energi baru bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kualitas kerja dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. "Pembinaan ini memberikan perspektif yang sangat segar. Kami pulang dengan semangat baru untuk berkontribusi lebih baik bagi Kementerian Agama dan masyarakat," pungkasnya. (HT-Humas)
|
65x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...