
Jambi – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Jambi yang tengah berlangsung menjadi momentum penting bagi Kafilah MAN 2 Kota Jambi. Di tengah hiruk-pikuk kompetisi dan jadwal penampilan para peserta, sosok Ali Imron — salah satu penggagas utama terbentuknya Kafilah MAN 2 — tetap hadir memberi penguatan moral, bimbingan teknis, dan pesan akhlak kepada seluruh anggota tim.
Sebagai pembina sekaligus pelatih senior, Ali Imron tak henti mengingatkan peserta agar menjaga etika dan akhlak Al-Qur’an, baik sebelum tampil, saat berada di panggung, hingga setelah penampilan selesai. “MTQ ini sudah berjalan, dan di setiap momen kalian harus membawa akhlak Al-Qur’an. Menang itu bonus, tapi akhlak tetap yang utama,” ucapnya dalam pengarahan di lokasi perlombaan.
Kafilah MAN 2 Kota Jambi tahun ini tampil dengan kekuatan penuh. Tidak hanya siswa-siswa aktif yang sedang menimba ilmu di madrasah, tetapi juga sejumlah alumni yang kembali turun gelanggang untuk memperkuat cabang tilawah, syarhil, fahmil, hingga hifzil Qur’an. Formasi lintas generasi ini memberikan nuansa hangat dan mempertegas betapa kuatnya tradisi MTQ di MAN 2 Kota Jambi.
Namun, dengan banyaknya peserta dari satu madrasah, peluang untuk saling berhadapan dalam babak tertentu tetap terbuka. Hal itulah yang menjadi perhatian khusus Ali Imron. “Walau kalian nanti mungkin saling bertemu di arena lomba, kalian tetap bersaudara. Ukhuwah jangan sampai pudar hanya karena kompetisi. Kita satu keluarga besar,” tegasnya.
Sejak MTQ resmi dibuka, Ali Imron terlihat aktif mendampingi para peserta dari satu venue ke venue lainnya. Ia membantu menenangkan peserta sebelum naik panggung, mengecek kesiapan teknis, menyimak penampilan mereka, hingga memberikan evaluasi singkat setelah tampil. Sikap hadir dan mendampingi ini bukan hal baru — ia memang dikenal sebagai pembina yang selalu berada di garis depan dalam setiap kegiatan kafilah.
Komitmennya tidak hanya pada kualitas vokal atau teknik penampilan, tetapi juga pada penguatan karakter Qur’ani. “Jangan hanya bagus bacaannya, tapi juga bagus tutur kata dan sikapnya. Itulah nilai yang kita jaga,” pesannya yang kerap diulang sebelum peserta memasuki ruang tunggu lomba.
Bagi para anggota kafilah, keberadaan Ali Imron bukan sekadar pelatih, tetapi figur motivator yang menenangkan sekaligus menguatkan. Ia adalah sosok yang sejak awal menggagas dan membesarkan Kafilah MAN 2 Kota Jambi, merancang latihan, membina adab, dan menanamkan prinsip bahwa setiap kompetisi harus dijalani dengan hati yang bersih.
MTQ tingkat Kota Jambi tahun ini berlangsung dinamis. Para peserta dari MAN 2 tampil bergiliran di berbagai panggung perlombaan, membawa nama madrasah dengan penuh tanggung jawab. Di sela-sela itu, Ali Imron tetap mengingatkan pesan utamanya: “Tampilkan yang terbaik, tapi tetap rendah hati. Ukhuwah di atas segalanya.”
Dengan pendampingan yang konsisten serta nilai-nilai Qur’ani yang terus ditekankan, Kafilah MAN 2 Kota Jambi melangkah di MTQ kali ini bukan hanya sebagai peserta yang siap berkompetisi, tetapi sebagai duta akhlak dan kehormatan madrasah. Semangat mereka tidak hanya berlandaskan ambisi meraih juara, melainkan tekad menjaga marwah Al-Qur’an dalam setiap langkah.(AA-Humas)
|
59x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...