
Kota Jambi – Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil pada Senin, 8 Desember 2025, resmi dituntaskan oleh seluruh siswa MAN 2 Kota Jambi. Salah satu mata pelajaran yang turut diujikan adalah Geografi. Seusai pelaksanaan, Tim Humas MAN 2 Kota Jambi mengumpulkan kesan dari tiga siswa kelas XI untuk merefleksikan pengalaman mereka selama mengerjakan soal, serta melihat sejauh mana persiapan yang dilakukan membantu menyelesaikan evaluasi tersebut.
Siswa pertama mengungkapkan bahwa soal berbasis peta dan analisis simbol menjadi bagian yang paling menguji. Ia menilai, kecermatan membaca proyeksi, skala, legenda, dan arah mata angin kembali menjadi kunci, terutama ketika soal menampilkan visualisasi ruang secara detail.
“Soal banyak yang pakai peta dan simbol. Untungnya sebelum ujian aku rajin latihan baca legenda, arah mata angin, sama skala. Jadi pas lihat peta di soal, aku bisa langsung identifikasi informasi tanpa bingung,” ujar siswa tersebut.
Siswa kedua memberikan pandangan berbeda. Baginya, dinamika litosfer dan atmosfer yang muncul dalam soal memerlukan ketelitian dalam memahami alur fenomena, mulai dari gejala vulkanisme, gempa bumi, cuaca, hingga pola iklim.
“Bagian litosfer dan atmosfer lumayan menantang. Ada proses yang harus runtut, dari penyebab sampai dampaknya. Tapi materi yang aku ulang seperti gempa dan cuaca sangat kepakai, jadi bisa analisis lebih cepat,” tuturnya.
Sedangkan siswa ketiga menilai bahwa latihan pada citra pengindraan jauh serta Sistem Informasi Geografis (SIG) sangat terasa manfaatnya. Ia mengaku struktur soal yang menampilkan citra satelit, warna, pola permukaan, dan bentuk wilayah menuntut ketelitian tinggi dalam menyimpulkan informasi.
“Citra satelit dan SIG jadi bagian yang paling butuh fokus. Tapi karena aku latihan lihat perbedaan warna, tekstur, sama bentuk objek, jadi waktu ujian bisa lebih cepat memahami gambarnya,” jelasnya.
Refleksi ketiga siswa tersebut menunjukkan bahwa mata pelajaran Geografi tidak hanya menuntut hafalan konsep, tetapi juga kemampuan membaca ruang, menganalisis visual, serta memahami keterkaitan fenomena alam dan aktivitas manusia dalam konteks keruangan. Kesiapan yang beragam—dari interpretasi peta, dinamika bumi dan atmosfer, hingga pengindraan jauh—mencerminkan proses belajar yang matang dan berbasis analisis.
Dengan berakhirnya PAS Ganjil 2025, MAN 2 Kota Jambi berharap capaian siswa kelas XI mampu menjadi indikator perkembangan literasi spasial dan geografi mereka. Semoga ketekunan dalam mempersiapkan ujian berbuah hasil terbaik dan semakin memperkuat kepercayaan diri mereka dalam pembelajaran selanjutnya. (HT-Humas)
|
72x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...