
Kota Jambi (MAN 2)- Senin, 27 Februari 2023 Civitas Akademika MAN 2 Kota Jambi memperingati peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni Isra' Mi'raj Nabi Besar Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Salam. Peringatan ini diselenggarakan oleh ekskul bidang keagamaan di bawah binaan Sawang, M.Pd.I yang diketuai oleh Ananda Fikih Kelas XI IIK 1
Selain dihadiri oleh seluruh Civitas Akademika MAN 2 Kota Jambi, kegiatan ini dihadiri juga oleh tamu undangan dari MTsN 2 Kota Jambi dan RA, Serta mengundang Pendiri Pondok Pesantren Darul Arifin Dr. KH. Zainul Arifin,M.Ed, MA sebagai pengisi cermah terkait Peringatan Isra' Mi'raj Dalam ceramahnya,
da’i lulusan Sudan, ini meyampaikan bahwa sebelum peristiwa Isra' Miraj ini terjadi, Nabi Muhammad SAW sedang bersedih ,Nabi di boikot di lingkungan sosial, politik hingga dakwah. Selain itu, 2 orang yang sangat dicintai Rasul meninggal, yaitu istrinya Khadijah dan pamannya, Abdul Muthalib. Allah memberi Isra'Mi'raj kepada rasul untuk memotivasi.
Peristiwa Isra' Mi'raj ini tidak mudah untuk dipahami orang, apa lagi jika hanya menggunakan kekuatan akal logika atau nalar. Kala itu, selepas perjalanannya yang hanya memakan waktu semalam saja, Rasulullah menyampaikan kabar bahwa dirinya secara fisik dan ruh, telah menempuh perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian berlanjut ke Sidratul Muntaha di langit yang ketujuh.
Tentu saja, kabar ini mencengangkan ramai orang. Sebagian kaum Quraisy malah ramai mencela Rasulullah sebagai orang gila karena mustahilnya peristiwa itu, tetapi tidak bagi para pengikut setia dan sahabat Rasulullah. Dengan demikian, tidaklah berlebihan apabila peristiwa Isra Mi’raj dijadikan sebagai momentum pembuktian keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya, karena ketika mendapatkan kabar di luar jangkauan logika, tentu hanya imanlah yang bisa mempercayainya.
Berkaitan dengan aspek ritual peribadatan, Isra’ Miraj yang dilakukan Rasulullah bermaksud untuk menjemput perintah shalat. Shalat wajib yang saat ini diperintahkan dalam 5 waktu sebanyak 17 rakaat, adalah salah satu sarana seorang ‘abid untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya
Sebagai penutup, KH. Zainul Arifin, mengijazahkan beberapa amalan kepada Siswa-siswi MAN 2 Kota Jambi agar dimudahkan dalam menuntut Ilmu. Ijazah merupakan bentuk perizinan dari para kiai kepada para santri untuk mengamalkan suatu amalan yang bermanfaat berkenaan dengan masalah-masalah duniawi atau masalah-masalah ukhrowiyah.
Semoga amalan yg telah diijazahkan oleh pak kiai pengasuh pondok pesantren darul Arifin jambi dapat dilaksanakan dan diamalkan dengan baik oleh siswa-siswi MAN 2 Kota Jambi. Aamiin Ya Rabbal Alaamiin. (OSW-Humas)
|
616x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...