
Jakarta, 10 Agustus 2024 – Malam puncak Kompetisi Pidato Nasional 2024 yang digelar di Aula Utama Kementerian Agama RI, Jakarta, berlangsung megah dan penuh inspirasi. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, yang akrab disapa Gus Men, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Abu Rokhmad, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Ahmad Umar, serta tamu undangan lainnya.
Dengan diikuti oleh 34 peserta grand final dari total 1.236 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, kompetisi ini menjadi ajang unjuk kemampuan retorika generasi muda dalam menyampaikan ide dan gagasan tentang Pancasila dan moderasi beragama, sesuai dengan tema besar yang diangkat.
Dalam sambutannya, Dirjen Pendis, Abu Rokhmad, menekankan pentingnya pelatihan keterampilan dasar (basic skill) bagi generasi Z mengenai tema Pancasila dan moderasi beragama. “Lomba ini kami kaitkan dengan momentum kemerdekaan, sebagai upaya menumbuhkan semangat kesolidan dalam kebinekaan. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter untuk membentuk generasi yang kuat dalam memegang prinsip-prinsip kebangsaan,†ujarnya.
Gus Men, dalam arahannya, memberikan semangat kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menekankan bahwa setiap peserta yang mencapai tahap ini sudah menjadi pemenang. “Kalian adalah pemenang, hanya dibutuhkan yang terbaik di antara yang baik. Kita titipkan kebaikan dalam menyampaikan kebenaran kepada 34 peserta terbaik ini. Kompetisi ini adalah bagian dari syariat untuk merawat kesatuan dalam kebinekaan di masa depan. Jadilah pribadi bijak dalam segala situasi, karena dunia yang semakin sulit ditaklukkan harus diikhtiarkan melalui kemampuan menyampaikan ide dan gagasan kebenaran dengan cara terbaik,†tegas Gus Men.
Malam puncak ini menjadi saksi lahirnya talenta-talenta muda yang mampu menginspirasi dan membawa pesan-pesan kebangsaan kepada khalayak luas. Di antara para finalis, Rizki Ramadhan, peserta dari MAN 2 Kota Jambi, berhasil menorehkan prestasi dengan menjadi salah satu finalis dalam ajang bergengsi ini. Keberhasilan Rizki membawa kebanggaan tersendiri bagi MAN 2 Kota Jambi dan membuktikan bahwa siswa-siswi madrasah memiliki potensi besar dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan keagamaan.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam membentuk generasi muda yang berani, cerdas, dan bijaksana. Dengan semangat kemerdekaan dan kebinekaan, para peserta diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia melalui kemampuan retorika yang mereka miliki.(AA-Humas)
|
562x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...