
Jambi – MAN 2 Kota Jambi kembali menorehkan inovasi dengan mengintegrasikan teknologi dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Mulai 6 Januari 2025, madrasah ini resmi menggunakan aplikasi Piesa untuk memantau presensi siswa secara real-time. Aplikasi ini memungkinkan orang tua siswa memantau kehadiran anak mereka langsung dari perangkat masing-masing. Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, baik guru maupun orang tua siswa, dan dianggap sebagai upaya positif agar MAN 2 Kota Jambi tidak tertinggal dalam hal teknologi.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I., menjelaskan bahwa penerapan aplikasi Piesa diawali dengan sosialisasi intensif kepada guru, siswa, dan orang tua siswa. “Kami ingin memastikan semua pihak memahami cara kerja aplikasi ini. Dengan fitur-fitur unggulan yang dimiliki Piesa, seperti presensi digital, penginputan nilai, rekapitulasi nilai, jurnal mengajar, dan lainnya, kami yakin aplikasi ini akan menjadi pendukung utama dalam pengelolaan pendidikan di MAN 2 Kota Jambi,†ungkapnya.
Humas MAN 2 Kota Jambi, Amat Ariyadi, melaporkan bahwa dalam tiga hari pertama penerapan, tidak ada kendala berarti yang ditemui. Sebaliknya, aplikasi Piesa mendapat tanggapan positif dari para guru dan orang tua siswa. Salah seorang guru menyatakan bahwa fitur-fitur dalam aplikasi ini mempermudah tugas administratif yang sebelumnya memakan waktu.
“Saya merasa lebih mudah dalam mengelola jurnal mengajar dan merekap nilai siswa. Semuanya terintegrasi, sehingga waktu yang biasanya habis untuk administrasi kini bisa lebih banyak dialokasikan untuk pembelajaran,†ujar seorang guru.
Orang tua siswa juga mengapresiasi inovasi ini. “Dengan Piesa, saya bisa langsung mengetahui apakah anak saya hadir di sekolah. Ini memberikan rasa tenang bagi kami sebagai orang tua,†kata seorang wali murid yang dihubungi tim Humas MAN 2 Kota Jambi.
Meskipun penggunaan aplikasi Piesa bukan hal baru di dunia pendidikan, langkah yang diambil MAN 2 Kota Jambi ini tetap patut diapresiasi. Inisiatif ini menunjukkan komitmen madrasah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Selain itu, aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan pendidikan di MAN 2 Kota Jambi.
“Kami tidak ingin hanya menjadi pengikut. Dengan inovasi ini, kami berharap dapat menjadi pionir di tingkat madrasah dalam hal pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran,†ujar Andi Asfiron.
Dengan berbagai fitur yang dimiliki, Piesa diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi MAN 2 Kota Jambi. Bukan hanya sekadar alat untuk memantau kehadiran, aplikasi ini diyakini akan menjadi pondasi penting bagi digitalisasi pendidikan di madrasah tersebut.
Langkah inovatif ini mencerminkan visi MAN 2 Kota Jambi sebagai madrasah yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman, membuktikan bahwa pendidikan berbasis teknologi kini bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan.(AA-Humas)
|
736x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...