
Kota Jambi – Di saat banyak orang sibuk membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, Okky Kurniawan justru menambah satu lagi ruang pengabdian dalam hidupnya: olahraga. Guru olahraga MAN 2 Kota Jambi ini dikenal tak pernah lepas dari dunia Wushu, cabang bela diri yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sejak masa sekolah.
Bagi Okky, hari-hari selalu dimulai dengan semangat. Pagi ia berdiri di depan siswa-siswi madrasah, mengajarkan arti pentingnya kebugaran, kerja sama, dan disiplin. Sore harinya, ia beralih ke gelanggang latihan — bukan lagi sebagai guru madrasah, tapi sebagai pelatih bagi para atlet muda Jambi yang sedang meniti jalan menuju prestasi.
“Bagi saya, olahraga itu cinta. Dari cinta itulah muncul semangat untuk terus memberi dan membimbing,” ucapnya dengan senyum khas yang menggambarkan ketulusan.
Cintanya terhadap olahraga bermula ketika ia masih duduk di bangku sekolah. Dari sekadar mengagumi gerakan dinamis Wushu, ia kemudian menekuni latihan, menembus berbagai kejuaraan, hingga akhirnya mengenakan jaket kebanggaan seorang atlet. Jalan panjang itu mengantarkannya untuk menempuh pendidikan di bidang olahraga — keputusan yang ia ambil bukan karena tuntutan, melainkan panggilan jiwa.
Kini, di sela rutinitas mengajar, Okky tetap menjaga komitmen untuk melatih. Di lapangan sederhana tempat anak-anak muda Jambi berlatih, ia tak hanya mengajarkan teknik tendangan atau keseimbangan, tetapi juga nilai-nilai perjuangan dan kesabaran. Ia percaya, olahraga adalah ruang pembentukan karakter, bukan sekadar adu fisik.
“Madrasah memberi saya kesempatan untuk menanamkan nilai disiplin dan moral, sementara olahraga menjadi wadah untuk menguji dan menguatkan nilai-nilai itu dalam praktik nyata,” katanya.
Bagi para siswa di MAN 2 Kota Jambi, sosok Okky adalah inspirasi yang hidup. Ia tak sekadar guru yang menyuruh murid berlari keliling lapangan, tapi juga teladan tentang arti konsistensi. Di tangan dinginnya, beberapa siswa mulai tertarik menekuni Wushu, bahkan ada yang mulai berprestasi di tingkat daerah.
Rekan-rekan guru mengenalnya sebagai pribadi yang tak pernah setengah hati. Ia bisa mengajar dengan penuh energi di pagi hari, lalu tetap bersemangat melatih hingga menjelang malam. Semua dijalani dengan kesadaran bahwa pengabdian tidak mengenal waktu.
Dedikasi Okky menunjukkan bahwa pendidikan dan olahraga sejatinya tak terpisahkan. Keduanya sama-sama membentuk manusia seutuhnya — sehat jasmani, kuat mental, dan tangguh menghadapi tantangan.
Dalam setiap keringat yang menetes di lapangan latihan, tersimpan keyakinan bahwa kerja keras hari ini akan melahirkan generasi berprestasi di masa depan. Di ruang kelas maupun gelanggang, Okky Kurniawan tetaplah guru yang sama — yang percaya bahwa mengajar dan melatih adalah dua cara berbeda untuk menyalakan semangat juang.(AA-Humas)
|
72x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...