
Dalam upaya menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan edukasi literasi di kalangan masyarakat, Perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk Bedah Buku pada Selasa, 14 Oktober 2025. Acara ini digelar di Taman Raja Ballroom, BW Luxury Jambi, dengan menghadirkan dua karya populer yang tengah menjadi sorotan: “Selaras” karya Dee Lestari dan “Sebuah Seni Memahami Kekasih” karya Agus Mulyadi.
Kegiatan yang dihadiri berbagai kalangan dari akademisi, pelajar, pegiat literasi, hingga perwakilan instansi pendidikan, berlangsung hangat dan penuh makna. Dari MAN 2 Kota Jambi, Heryani, Kepala Perpustakaan, bersama Neli Ruspika, pengelola perpustakaan, turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi yang digalakkan oleh Bank Indonesia. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen madrasah dalam menanamkan semangat membaca dan berpikir kritis di lingkungan pendidikan.
Dalam sesi bedah buku pertama, novel Selaras karya Dee Lestari menjadi sorotan utama. Buku ini mengangkat nilai-nilai self help dan self development yang mengajak pembacanya untuk memahami keseimbangan diri, menyelami makna hidup, dan menemukan kedamaian dalam setiap proses kehidupan. Para peserta tampak antusias saat pembicara membahas cara Dee Lestari meramu kisah personal dengan filosofi kehidupan yang universal.
Sesi kedua tak kalah menarik. Buku Sebuah Seni Memahami Kekasih karya Agus Mulyadi membawa suasana menjadi lebih ringan namun sarat refleksi. Agus, dengan gaya khasnya yang jenaka dan menyentuh, menulis tentang seni memahami pasangan dan relasi manusia dengan penuh kehangatan. Diskusi berkembang dinamis ketika peserta diajak mengaitkan isi buku dengan dinamika sosial dan budaya masa kini—bahwa memahami orang lain adalah bagian dari seni mencintai kehidupan.
Selain menjadi wadah diskusi literasi, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan antar-komunitas dan lembaga pendidikan untuk berbagi ide tentang bagaimana menghidupkan budaya membaca di era digital. Bank Indonesia Provinsi Jambi melalui kegiatan ini berupaya menunjukkan bahwa literasi bukan hanya urusan membaca buku, tetapi juga tentang membangun kesadaran, karakter, dan kebijaksanaan berpikir di tengah masyarakat.
“Acara ini sangat inspiratif. Selain memperluas wawasan, kegiatan seperti ini juga menumbuhkan semangat baru untuk mengembangkan literasi di lingkungan madrasah,” ujar Heryani, didampingi Neli Ruspika, usai kegiatan. Keduanya berharap agar kegiatan semacam ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk menghidupkan budaya membaca.
Dengan semangat kolaborasi, kegiatan literasi ini menjadi langkah nyata bahwa membaca bukan sekadar hobi, melainkan jalan untuk memahami diri, sesama, dan dunia dengan lebih baik—selaras dengan misi pendidikan yang humanis dan berkeadaban.(AA-Humas)
|
85x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...