
JAMBI – Suasana pagi di MAN 2 Kota Jambi yang seharusnya dipenuhi semangat peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 sedikit berubah saat sesi 1 gladi bersih mengalami penundaan. Gangguan teknis yang terjadi di panitia pusat TKA membuat ratusan siswa harus menunggu lebih lama untuk memulai ujian. Meski demikian, para peserta terlihat tetap tenang dan sabar menanti, sambil terus mencoba login kembali ke sistem ujian berbasis komputer.
Kegiatan gladi bersih yang dijadwalkan dimulai pukul 07.30 WIB ini merupakan bagian dari Gelombang 1 TKA 2025, yang berlangsung pada 27 dan 28 Oktober 2025. Pada hari pertama, siswa dijadwalkan mengerjakan tiga mata pelajaran wajib — Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris — sebagai simulasi menuju pelaksanaan TKA sesungguhnya. Namun, beberapa menit setelah waktu dimulai, sistem nasional sempat mengalami kendala teknis yang berdampak pada seluruh peserta di berbagai madrasah penyelenggara.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, menegaskan bahwa situasi ini tetap dapat dikendalikan dengan baik. “Kami sudah menerima informasi langsung dari panitia pusat bahwa tim teknis sedang melakukan perbaikan sistem. Alhamdulillah, anak-anak tetap sabar dan tertib menunggu instruksi terbaru,” ujarnya. Ia menambahkan, pihak madrasah telah berkoordinasi dengan tim IT lokal untuk memastikan koneksi dan perangkat di tingkat satuan pendidikan tetap siap digunakan saat sistem pusat kembali stabil.
Di tengah situasi tersebut, para guru pengawas turut berperan menjaga ketenangan siswa dan memberikan arahan agar tetap fokus menghadapi ujian ketika sistem kembali aktif. Sementara sebagian siswa menggunakan waktu menunggu untuk membaca ulang materi dan melakukan latihan ringan. “Kami sudah siap sejak pagi, tapi tidak apa-apa menunggu. Yang penting hasilnya lancar nanti,” ujar salah satu peserta gladi bersih dengan penuh optimisme.
Gangguan teknis ini menjadi pengingat penting akan tantangan dalam penerapan digital education berskala nasional, terutama pada pelaksanaan ujian berbasis komputer (CBT). Meski diwarnai kendala, pelaksanaan gladi bersih di MAN 2 Kota Jambi menunjukkan kedewasaan para siswa dalam menghadapi situasi tidak terduga — sebuah karakter penting dalam era Merdeka Belajar yang menuntut adaptasi, kesabaran, dan ketangguhan mental.
Dengan semangat yang tetap menyala, seluruh peserta berharap sistem segera normal agar ujian dapat kembali berjalan lancar. Dan ketika sesi 1 akhirnya dimulai kembali, satu hal menjadi jelas: gangguan teknis mungkin menunda waktu, tetapi tidak mampu menunda semangat belajar dan tekad sukses siswa MAN 2 Kota Jambi dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik 2025. (AA-HUMAS)
|
491x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...