
JAMBI – Suasana pagi di MAN 2 Kota Jambi pada Senin, 27 Oktober 2025, tampak penuh kesiapan menjelang pelaksanaan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 sesi pertama. Namun, kegiatan yang dijadwalkan dimulai pukul 07.30 WIB itu sempat mengalami penundaan akibat kendala teknis dari sistem pusat. Meski demikian, proses tetap berjalan tertib di bawah pemantauan langsung Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I, M.Pd.I, yang turun langsung memastikan seluruh perangkat dan peserta dalam kondisi siap.
Didampingi oleh tim IT dan para guru pengawas, Andi Asfiron meninjau setiap ruang laboratorium komputer tempat ujian berlangsung. Ia memastikan jaringan lokal, server, dan kesiapan teknis di tingkat madrasah berjalan dengan baik sambil terus berkoordinasi dengan panitia pusat. “Kami memahami ada gangguan dari sistem nasional, tapi di sisi madrasah kami memastikan semua berjalan lancar dan peserta tetap dalam kondisi siap,” ujarnya saat meninjau ruang ujian.
Andi juga mengapresiasi sikap para siswa yang tetap tenang dan tertib meski harus menunggu cukup lama. “Anak-anak luar biasa sabar. Mereka tetap fokus dan menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi situasi seperti ini. Ini bagian dari pembelajaran karakter yang sesungguhnya,” tambahnya.
Sementara itu, para guru pengawas tampak aktif memberikan arahan dan menjaga suasana agar tetap kondusif. Beberapa siswa memanfaatkan waktu menunggu dengan membaca kembali materi atau berlatih soal secara mandiri. “Kami siap sejak pagi, meski tertunda, semangat kami tetap sama,” ujar salah satu peserta dengan senyum optimis.
Gladi bersih ini merupakan bagian dari rangkaian TKA 2025 Gelombang 1 yang dilaksanakan pada 27–28 Oktober 2025. Pada hari pertama, peserta mengerjakan tiga mata pelajaran wajib — Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris — sebagai simulasi menuju ujian sesungguhnya.
Kegiatan pemantauan oleh Kepala Madrasah ini menjadi bukti komitmen MAN 2 Kota Jambi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan asesmen berbasis digital. Meski diwarnai kendala teknis, pelaksanaan gladi bersih tetap berjalan tertib dan penuh semangat.
“Gangguan ini tidak mengurangi semangat anak-anak kita. Justru menjadi latihan penting menghadapi tantangan dunia digital yang serba dinamis,” tutup Andi Asfiron dengan penuh optimisme.
Dengan sistem yang akhirnya kembali stabil, sesi 1 gladi bersih pun dapat dilanjutkan. Satu hal yang terlihat jelas di MAN 2 Kota Jambi pagi itu: teknologi mungkin sempat terganggu, tapi semangat belajar dan disiplin peserta didik tetap tak tergoyahkan. (AA-HUMAS)
|
67x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...