
Jambi - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh MAN 2 Kota Jambi. Kali ini datang dari sosok muda inspiratif, Naylah Putri Purba, siswi kelas XI yang berhasil meraih Honorable Mention Award dalam ajang Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2025. Ajang bergengsi berskala nasional ini diselenggarakan oleh Abak Academy dan didukung oleh berbagai lembaga bergengsi seperti Puspresnas Kemendikbudristek, FMIPA UGM, AI Center UI, Taiwan Centre Indonesia, serta Insan Madani Center. Dalam kompetisi tersebut, Naylah tampil memukau dengan riset berjudul “Peran Petani Perempuan di Desa Muara Madras”, sebuah karya yang menggali kontribusi besar kaum perempuan di sektor pertanian pedesaan.
Penelitian ini berangkat dari kepekaan Naylah terhadap kehidupan masyarakat desa. Ia rela menempuh perjalanan panjang selama 13 jam menuju Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, demi mendapatkan data yang akurat dan mendalam. Di tengah udara sejuk perbukitan dan jalan berliku khas daerah pedalaman Jambi, Naylah menyusuri sawah dan ladang untuk mewawancarai para perempuan petani yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. Dari pengamatannya, ia menemukan bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai tenaga kerja pertanian, tetapi juga pengambil keputusan, pengelola ekonomi rumah tangga, sekaligus penjaga tradisi agraris yang diwariskan turun-temurun. “Banyak perempuan di desa ini bukan hanya bekerja di sawah, tapi juga menjadi penggerak utama dalam menjaga tradisi bertani dan mengatur ekonomi keluarga,” ungkap Naylah dalam presentasi risetnya.
Karya Naylah bukan hanya menampilkan data dan temuan ilmiah, tetapi juga membawa dimensi sosial dan empati yang kuat. Ia menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi perempuan desa—mulai dari beban kerja ganda, keterbatasan akses terhadap pendidikan, hingga ketimpangan dalam penggunaan teknologi pertanian modern. Perspektif gender yang tajam dan analisis sosial yang mendalam membuat karyanya mendapatkan apresiasi tinggi dari dewan juri. Meski belum membawa pulang medali utama, penghargaan Honorable Mention Award ini menjadi bentuk pengakuan atas kedalaman riset dan komitmen Naylah dalam mengangkat isu kemanusiaan dari sudut pandang pelajar madrasah.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, riset Naylah adalah bukti bahwa siswa madrasah mampu berpikir kritis sekaligus peduli terhadap lingkungan sosialnya. “Kami selalu mendorong peserta didik untuk tidak hanya berpikir logis dan ilmiah, tetapi juga peka terhadap realitas sosial di sekitarnya. Karya Naylah menjadi contoh bahwa riset yang baik lahir dari kepekaan dan empati,” ujarnya. Senada dengan itu, Wakabid Humas MAN 2 Kota Jambi, Ichsan Amin, menilai keberhasilan Naylah memperkuat posisi MAN 2 sebagai madrasah riset yang produktif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. “Karya seperti ini menunjukkan bahwa siswa madrasah bisa bersaing di kancah nasional dengan tema-tema yang dekat dengan masyarakat,” tambahnya.
Bagi Naylah sendiri, penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan pengalaman berharga yang memperkaya pandangannya tentang kehidupan sosial di pedesaan. Ia berharap penelitiannya dapat membuka kesadaran publik tentang pentingnya memberdayakan perempuan di sektor pertanian dan memperjuangkan kesetaraan akses bagi mereka. “Saya belajar banyak dari para ibu petani di Muara Madras. Mereka mungkin tidak berbicara tentang teori, tapi setiap tindakan mereka adalah bentuk keteguhan dan cinta terhadap kehidupan. Saya ingin dunia tahu bahwa kekuatan perempuan desa adalah hal yang nyata,” tuturnya penuh semangat.
Kisah Naylah Putri Purba dan risetnya tentang peran petani perempuan di Desa Muara Madras menjadi cerminan bahwa penelitian tidak selalu harus lahir dari laboratorium modern. Terkadang, riset yang paling bermakna justru tumbuh dari kepekaan terhadap realitas sosial dan keberanian untuk mendengarkan cerita-cerita kecil yang sarat makna. Penghargaan yang diraihnya menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan dan empati dapat berjalan seiring—dan dari madrasah, lahir generasi muda yang bukan hanya cerdas dan kritis, tetapi juga peduli dan berjiwa sosial.
|
85x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...