
Kota Jambi - Jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jambi menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di lapangan utama MAN 2 Kota Jambi. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan pegawai ASN Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, para kepala biro dan kepala seksi (kasi), serta jajaran majelis guru beserta ratusan siswa-siswi MAN 2 Kota Jambi.
Dalam amanatnya, Dr. H. Mahbub Daryanto membacakan teks pidato resmi Menteri Agama Republik Indonesia. Ia mengingatkan kepada seluruh peserta upacara bahwa kemerdekaan bukanlah sebuah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang di dalamnya terdapat peran besar para tokoh agama lintas iman.
"Oleh karena itu, hari ini tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan ilmu, kerja keras, integritas, inovasi, dan pengabdian," ujar Mahbub mengutip pidato Menag.
Di hadapan para peserta upacara, Kakanwil juga menyampaikan apresiasi pemerintah atas tingginya angka toleransi di Tanah Air. Ia menyebutkan bahwa kerukunan merupakan modal dasar pembangunan. Berdasarkan data tahun 2025, Indeks Kerukunan Umat Beragama terus meningkat mencapai angka 77,89, sementara Indeks Kesalehan Umat Beragama berada di angka 84,61.
Lebih lanjut, pidato Menteri Agama yang dibacakan Kakanwil juga menyoroti peran strategis madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan. Melalui "Kurikulum Berbasis Cinta" dan program pelestarian alam "Ekoteologi", Kemenag berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga toleran dan berkarakter. Ia juga menyebutkan capaian berbagai program krusial, seperti penyaluran Makan Bergizi Gratis kepada 11,8 juta siswa dan santri, pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 5,1 juta siswa, serta lonjakan peningkatan kompetensi guru hingga 700 persen. Tidak hanya soal capaian internal pendidikan, upacara kali ini juga menjadi momen pengingat akan tantangan zaman di era Artificial Intelligence (AI) dan post-truth. Mahbub membacakan pesan tegas Menag agar literasi digital dan keagamaan terus diperkuat oleh para tenaga pendidik dan siswa.
"AI boleh semakin cerdas, tapi manusia harus tetap bijaksana. Jangan sampai teknologi yang seharusnya mendekatkan manusia justru menyebarkan kebencian dan menghasilkan kebohongan. Teknologi boleh maju, tapi akhlak tidak boleh tertinggal," tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Dr. H. Mahbub Daryanto juga menyoroti kekuatan filantropi agama seperti zakat yang sukses menghimpun Rp44,6 triliun dan memberdayakan 149 juta penerima manfaat sepanjang tahun 2025. Terakhir, mewakili Menteri Agama, ia mengajak seluruh pejabat, ASN, guru, dan siswa di MAN 2 Kota Jambi untuk menundukkan kepala mendoakan kesembuhan, ketabahan, serta pemulihan bagi para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah. Upacara ditutup dengan doa bersama dan penghormatan kebesaran, menyisakan semangat bagi para peserta untuk terus mewariskan Indonesia yang lebih maju, rukun, bermartabat, serta Berdaulat, Adil, dan Makmur. (HT-Humas)
|
70x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...