
JAMBI – Pelaksanaan Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 gelombang kedua hari pertama di MAN 2 Kota Jambi sempat mengalami hambatan teknis menjelang akhir sesi 3. Beberapa siswa dilaporkan terkendala login saat hendak menyelesaikan simulasi mata pelajaran wajib yang meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Meski demikian, suasana tetap kondusif. Para peserta terlihat sabar menunggu arahan panitia dan berusaha login ulang agar simulasi dapat diselesaikan dengan tepat waktu.
Gangguan ini terjadi setelah dua sesi awal berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sejak pagi, para siswa telah mengikuti ujian berbasis komputer (CBT) dengan penuh semangat dan kesiapan tinggi. Namun di penghujung sesi terakhir, sebagian sistem mengalami perlambatan login akibat gangguan dari server pusat Tes Kemampuan Akademik Nasional 2025. Tim teknis madrasah segera berkoordinasi dengan panitia pusat untuk mengatasi masalah tersebut dan memastikan seluruh data peserta tetap aman.
Kepala MAN 2 Kota Jambi, Andi Asfiron, menyampaikan bahwa pihak madrasah langsung bergerak cepat begitu mengetahui adanya kendala teknis tersebut. “Kami segera melakukan komunikasi intensif dengan tim pusat TKA. Meskipun sempat tertunda, secara umum pelaksanaan hari ini tetap berjalan baik dan siswa menunjukkan ketenangan luar biasa,” ujarnya. Ia menambahkan, gladi bersih ini menjadi ajang penting untuk mengukur kesiapan teknis dan mental siswa sebelum menghadapi ujian sesungguhnya pada TKA Nasional 2025 mendatang.
Sementara itu, guru pengawas dan teknisi lapangan memastikan seluruh perangkat komputer berfungsi normal serta memberi pendampingan langsung kepada siswa yang kesulitan login. Meski sempat tertunda, sebagian besar peserta berhasil melanjutkan simulasi dan menyelesaikan soal secara penuh. “Kendala seperti ini justru menjadi pengalaman berharga bagi kami. Jadi nanti saat ujian sungguhan, kami sudah tahu cara mengatasinya,” ungkap salah satu peserta dengan optimistis.
Pelaksanaan gladi bersih TKA 2025 di MAN 2 Kota Jambi tidak hanya menjadi latihan akademik, tetapi juga uji ketangguhan mental dalam menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan. Program ini sejalan dengan semangat Merdeka Belajar, yang menekankan pentingnya adaptasi teknologi dan kesiapan menghadapi perubahan sistem ujian nasional.
Kendala teknis di akhir sesi tidak mengurangi semangat siswa maupun panitia. Justru sebaliknya, hal ini memperkuat tekad MAN 2 Kota Jambi untuk terus berbenah dan memastikan pelaksanaan hari berikutnya berjalan lebih optimal. Karena pada akhirnya, keberhasilan dalam Tes Kemampuan Akademik 2025 bukan hanya tentang nilai, tetapi juga tentang kemampuan beradaptasi, berstrategi, dan tetap tenang di tengah tantangan digital. (AA-HUMAS)
|
78x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...